Jika Ingin Menggunakan Ragi Instan, Jangan Lupa Hal Penting Ini


Roti di Indonesia memang menjadi salah satu jenis makanan yang sangat wajib dikonsumsi oleh setiap orangnya, terutama sebagai sarapan. Memang tidak semua masyarakatnya suka memakan roti setiap hari, namun jenis makanan ini juga sangat penting kehadirannya di negara ini. Mungkin harganya yang sedikit mahal membuat masyarakatnya merasa malas untuk membeli roti, namun Anda bisa membuatnya secara mandiri di rumah dengan menggunakan ragi instan yang dapat dibeli di mana saja, seperti toko online yang menjual berbagai bahan pembuat makanan dengan harga terjangkau dan pastinya kualitasnya pun sangat tinggi. Dengan ini, selanjutnya bisa mencicipi roti buatan rumahan yang jauh lebih lezat, sehat dan terjangkau. Namun, ketika membuatnya, jangan pernah lupakan beberapa hal penting ini:

1. Ragi Aktif

Hal paling pertama yang harus Anda lakukan ketika membuat sendiri di rumah roti kesukaan Anda adalah dengan memastikan jika ragi tersebut masih aktif. Ragi instan memang dinilai sangat menguntungkan, karena dapat disimpan kembali dengan baik. Namun, jika ingin menggunakan ragi yang sudah disimpan, ada baiknya jika memastikan keaktifannya. Gunakan air hangat dan taburkan ragi pada atasnya, kemudian aduk hingga larut. Jika ragi aktif, maka akan muncul gelembung udara pada permukaannya.

2. Adonan Mengembang

Ketika membuat roti, Anda harus melakukan dua tahap proofing, dimana memastikan ragi masih aktif dan kedua adalah membuat adonan tersebut memiliki bentuk yang kita inginkan. Perhatikan waktu dari melakukan kegiatan yang satu ini karena jika melebihi dari satu jam, maka hasilnya pun tidak akan maksimal. Jika dibiarkan lebih lama lagi, maka adonan yang tadinya mengembang cantik bisa mengempis, keras dan juga menjadi bantat ketika dipanggang.

3. Simpan Ragi

Pastinya pemakaian dari satu bahan kue yang dibeli website terpercaya yang memang tidak hanya satu kali langsung habis. Anda bisa menggunakannya berkali-kali hingga habis, namun harus menyimpan sisanya kembali di lemari es dengan baik. Jika ragi basah, maka simpan di dalam kulkas dan pakailah sebelum mencapai 2 sampai 3 hari. Jika ragi aktif kering, maka masukan ke dalam wadah yang kedap udara serta kering.