Menggambar Teks Tiga Dimensi Menggunakan Projeksi Isometrik

Sistem projeksi isometrik adalah cara paling sederhana untuk menggambar objek tiga dimensi dalam media dua dimensi. Di tutorial ini saya akan menunjukkan konsep dasar praktek penggunaannya dalam pembuatan teks tiga dimensi menggunakan Adobe Illustrator.

Preview


Berikut adalah hasil yang akan kita peroleh.

final.jpg

Detail Tutorial



  • Tingkat Kesulitan: Pemula, Menengah

  • Software yang Digunakan: Adobe Illustrator

  • Teknik yang Dipelajari: Projeksi Isometrik, Pembuatan Guide, Editing Shape, Dasar Tipografi

  • Lama Pengerjaan: 45 menit



Tutorial


Langkah 1: Mengatur Preference Illustrator


Untuk mempermudah pembuatan guide untuk proyeksi isometrik terlebih dahulu kita perlu mengatur setting Preferences Illustrator. Tekan Ctrl + K untuk membuka kotak dialog Preferences. Di pilihan General ubah Keyboard Increment ke 1 cm.

tutorial-tipografi-isometrik-01.jpg

Langkah 2: Membuat Bentuk Dasar Teks


Sebelum membuat tampilan tiga dimensinya, untuk mempermudah kita mulai dengan membuat tampilan teks dalam dua dimensi. Langkah awal kita akan membuat guide. Buat garis vertikal lalu tekan Alt + Panah Kiri untuk menduplikasinya. Tekan Ctrl + D untuk mengulangi proses duplikasi. Lakukan terus hingga kita peroleh cukup banyak garis.

tutorial-tipografi-isometrik-02.jpg

tutorial-tipografi-isometrik-03.jpg

Langkah 3


Seleksi semua garis lalu tekan Ctrl + C dan Ctrl + F untuk menduplikasinya. Putar garis 90°.

tutorial-tipografi-isometrik-04.jpg

Langkah 4


Seleksi semua garis. Klik View > Guides > Make Guides (Ctrl + 5) untuk mengubah garis-garis tadi menjadi guide.

tutorial-tipografi-isometrik-05.jpg


Langkah 5


Kita mulai dengan membuat huruf T. Untuk ukurannya, kita gunakan proporsi standar 5:3. Di sini saya buat huruf T seperti di bawah.

tutorial-tipografi-isometrik-06.jpg

Langkah 6


Di bawah untuk huruf Y. Masih dengan proporsi yang sama, 5:3.

tutorial-tipografi-isometrik-07.jpg

Langkah 7


Di bawah adalah tampilan seluruh huruf.

tutorial-tipografi-isometrik-08.jpg

Langkah 8: Membuat Grid Isometrik


Setelah selesai mendesain huruf, berikutnya adalah mempersiapkan grid isometrik. Buat layer baru khusus untuk menyimpan grid isometrik. Aktifkan tool Line lalu klik sekali pada kanvas. Gunakan sudut 30°.

tutorial-tipografi-isometrik-09.jpg

Langkah 9


Tekan Alt + Panah Kanan untuk menduplikasi garis lalu tekan Ctrl + D untuk mengulangi proses duplikasi tadi.

tutorial-tipografi-isometrik-10.jpg

tutorial-tipografi-isometrik-11.jpg

Di bawah adalah tampilan garis yang diperoleh. Pastikan tinggi garis melebihi ukuran kanvas.

tutorial-tipografi-isometrik-12.jpg

Langkah 10


Seleksi semua garis, klik kanan dan pilih Reflect. Pilih Vertical dan klik Copy.

tutorial-tipografi-isometrik-13.jpg

tutorial-tipografi-isometrik-14.jpg

Langkah 11


Seleksi semua garis lalu tekan Ctrl + 5 untuk mengubahnya menjadi Guides.

tutorial-tipografi-isometrik-15.jpg

Langkah 12


Untuk mempermudah proses menggambar selanjutnya, pastikan untuk mengaktifkan Snap to Point dari menu View.

tutorial-tipografi-isometrik-16.jpg

Langkah 13


Jika Guides yang diperoleh sulit dilihat Anda bisa mengubah warnanya melalui kotak dialog Preferences (Ctrl + K).

tutorial-tipografi-isometrik-17.jpg

Langkah 14: Belajar Membuat Balok Isometrik


Sebelum maju ke projek tipografi mari kita mulai dengan belajar menggambar balok sederhana. Gunakan tool Persegi untuk membuat sebuah persegi empat.

tutorial-tipografi-isometrik-18.jpg

Langkah 15


Aktifkan tool Direct Selection lalu geser titik-titik ujungnya satu per satu hingga menempel pada bidang.

tutorial-tipografi-isometrik-19.jpg

Langkah 16


Ulangi proses ini untuk membuat sisi yang lain.

tutorial-tipografi-isometrik-20.jpg

Langkah 17


Saya temukan bahwa penggunaan Guide di Illustrator tidak begitu akurat. Illustrator entah kenapa tidak memiliki fitur Snap to Guide tapi hanya Snap to Point. Ini membuat titik Anda mungkin sekali menempel secara tidak tepat. Anda bisa melihatnya pada titik yang ditandai di bawah.

tutorial-tipografi-isometrik-21.jpg

Langkah 18


Untuk memperbaikinya, Anda perlu men-zoom gambar ke tampilan maksimal lalu menggeser titik tersebut secara manual ke posisi sebenarnya.

tutorial-tipografi-isometrik-22.jpg

tutorial-tipografi-isometrik-23.jpg

Langkah 19: Menggambar Teks Tiga Dimensi


Setelah memahami teknik dasar menggambar isometrik barulah kita masuk ke proses menggambar teks. Gambar bagian depan huruf T dengan proporsi sama dengan sketsa yang kita buat di Langkah 5.

tutorial-tipografi-isometrik-24.jpg

Langkah 20


Berikutnya menggambar sisi teks.

tutorial-tipografi-isometrik-25.jpg

tutorial-tipografi-isometrik-26.jpg

Langkah 21


Lakukan proses ini pada huruf-huruf yang lain.

tutorial-tipografi-isometrik-27.jpg

Langkah 22


Anda bisa berhenti di sini dan memberikan warna pada huruf.

tutorial-tipografi-isometrik-28.jpg

Di bawah adalah tampilan hitam putih.

tutorial-tipografi-isometrik-29.jpg

Langkah 23


Kita akan melanjutkan menambah Stroke di sekeliling teks. Efek ini biasa digunakan dalam gambar karakter kartun. Duplikasi semua huruf dan sembunyikan teks asli. Caranya dengan seleksi semua huruf lalu tekan Ctrl + A. Buat layer baru lalu tekan Ctrl + F. Klik ikon mata di depan layer huruf yang asli.

Seleksi huruf T lalu gabungkan dengan klik Unite di Pathfinder.

tutorial-tipografi-isometrik-30.jpg

Langkah 24


Hapus garis tambahan yang mungkin dihasilkan proses ini.

tutorial-tipografi-isometrik-31.jpg

tutorial-tipografi-isometrik-32.jpg

Langkah 25


Ulangi proses yang sama pada huruf-huruf yang lain.

tutorial-tipografi-isometrik-33.jpg

Langkah 26


Ini adalah hasil yang diperoleh.

tutorial-tipografi-isometrik-34.jpg

Langkah 27


Kosongkan Fill lalu naikkan Weight Stroke hingga 3 pt.

tutorial-tipografi-isometrik-35.jpg

Langkah 28


Munculkan kembali teks asli.

tutorial-tipografi-isometrik-36.jpg

Langkah 29


Sepintas terlihat bagus tapi jika dilihat lebih dekat ada beberapa detail yang tidak logis. Salah satunya adalah garis Stroke menutupi huruf. Untuk memperbaikinya geser layer Stroke ke belakang huruf.

tutorial-tipografi-isometrik-37.jpg

Langkah 30


Mungkin sekali sebagian Stroke masih menutupi teks.

tutorial-tipografi-isometrik-38.jpg

Langkah 31


Untuk memperbaikinya, Anda perlu mengatur posisi huruf agar yang di depan berada di posisi lebih atas.

tutorial-tipografi-isometrik-39.jpg

Hasil Akhir


Ini adalah hasil yang kita peroleh. Semoga tutorial sederhana ini membantu Anda memahami cara menggambar dengan metode isometrik.

 

final