Cara Menjawab Komentar Negatif dalam Tutorial

Salah satu perbedaan terbesar tutorial di blog dan buku adalah interaktivitas pembaca dan penulis sangat dekat. Pembaca dapat dengan mudah memberi masukan, membantah, atau bahkan seenaknya mencaci penulis. Bagaimanakah seharusnya sikap kita terhadap komentar yang bernada negatif?

Tidak menjawab komentar sama sekali bukan langkah yang bagus karena memberi kesan penulis tidak peduli pada pembacanya. Menjawab komentar pun tidak bisa sembarang, terutama jika tulisan kita berada di situs lain. Jawaban kita --secara literal-- akan tetap berada di sana selamanya.

[hr]

Jenis Komentar Negatif yang Sering Muncul


Berikut adalah beberapa jenis kritik negatif yang sering saya temukan dalam sebuah tutorial:

1. Kritik Terhadap Teknik yang Digunakan



Salah satu komentar negatif yang sering muncul dalam tutorial adalah kritik terhadap teknik yang digunakan. Mereka beranggapan bahwa teknik yang digunakan penulis sangat tidak efektif dan membuang waktu. Pemahaman ini salah karena faktanya desain bukan ilmu pasti yang mewajibkan penggunaan metode tertentu. Proses desain bisa menggunakan berbagai cara dan metode yang mungkin sekali berbeda bagi setiap desainer.

Salah satu kritik yang sering saya terima adalah tentang penggunaan Photoshop dalam menggambar objek. Banyak yang beranggapan bahwa cara paling logis adalah menggunakan program vektor atau program 3D. Saya pribadi saat ini merasa sangat nyaman dengan Photoshop dan tidak berminat mempersulit diri dengan belajar program baru. Jika hasilnya sudah cukup bagus dengan Photoshop, kenapa harus menggunakan yang lain? Bahkan saya sendiri tidak yakin jika yang berkomentar bisa melakukan seperti yang dikatakannya. Untuk kritik seperti ini, saya biasanya membela diri dan mengatakan "Anda tidak harus mengikutinya, tapi beginilah cara kerja saya."



2. Kritik Terhadap Hasil Tutorial


Untuk ini kita harus bisa menerima bahwa mungkin sekali editor melakukan kesalahan. Editor situs tutorial sebesar PSDtuts+ sekalipun kadang meloloskan tutorial dengan hasil yang buruk dan di bawah standar. Well, sometimes shit happens. Kita tidak bisa selamanya sempurna, tetap saja selalu ada saat-saat buruk. Jika ini terjadi, langkah terbaik adalah mengakui kesalahan kita dan mengatakan bahwa kita akan berbuat lebih baik lagi.

Kadang hasil tutorial sudah bagus namun tidak memenuhi standar sebagian orang. Sudah umum diketahui bahwa standar desain dan seni tidaklah selalu seragam. Bahkan karya seni yang sudah dibeli perusahaan besar masih saja menuai protes. Dalam kondisi ini, tidak ada gunanya untuk berdebat.



3. Kritik Yang di Luar Kemampuan Kita


Ada juga beberapa kritik yang benar-benar di luar pengetahuan kita. Kritik semacam ini cukup rumit untuk dijawab. Bagaimana bisa menjawab sementara pengetahuan kita terbatas? Kritik semacam ini mungkin terjadi jika Anda menulis untuk situs besar yang banyak dikunjungi desainer professional.

Jika memungkinkan, saya sarankan untuk menanggapi kritik seperti ini secara personal. Menjawab secara membabi buta akan semakin menunjukkan ketidakmampuan kita dan tentunya memberi kesan jelek. Seandainya menjawab, akuilah dengan jujur ketidakmampuan kita. Komunitas internet bisa kejam jika mereka mau, namun semua menghargai kejujuran.

Saya pernah mencoba menghubungi pengomentar melalui account DeviantArt yang dia gunakan. Walaupun komentarnya cukup pedas, setelah dihubungi secara langsung dia berbaik hati menjelaskan maksud kritiknya.



4. Kritik Pedas Yang Berlebihan


Kritik semacam ini memiliki tendensi ingin menjatuhkan kredibilitas penulis. Biasanya komentar semacam ini tidak meninggalkan nama ataupun link. Kita bisa menyebutnya bentuk baru dari surat kaleng.

Saya lebih suka membiarkan komentar semacam ini dan tidak menanggapinya. Seandainya ditanggapi bisa saja penulis dianggap berlebihan dan tidak bisa menerima kritik. Saya juga pernah membaca komentar beberapa penulis yang balik menantang, mempertanyakan kontribusi komentator. Menurut saya ini tidak baik, karena tanpa dijawab pun kontribusi penulis sudah jelas dan sebaliknya bagi si pengomentar. Yang menarik adalah sering kali salah seorang di antara komunitas akan membela penulis. Mungkin inilah yang disebut karma.



5. Kritik Yang Tidak Masuk Akal



Epic failure! Untuk kritik semacam ini, Anda bisa menjawab atau membiarkannya. Tidak ada bedanya.



[hr]

Kesimpulan


Respon pembaca penting bagi penulis untuk meningkatkan kualitas tulisannya. Setiap kritik yang diterima harus diterima secara positif, walaupun sering kali itu menyebalkan.