Membandingkan Theme Gratis, Premium, dan Buatan Sendiri (Custom)

Desain adalah salah satu peran penting yang menentukan kesuksesan blog. Desain berperan dalam mempermudah akses pengunjung dan sebagai penanda professionalisme blog. Di wordpress, desain ditentukan oleh theme yang digunakan. Di sini, kita akan membandingkan tiga jenis theme, gratis, premium, dan buatan sendiri (custom).
[hr]

Theme Gratis



Kelebihan

1. Murah, tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Seandainya Anda kecewa dengan kualitas theme tersebut, tidak ada yang perlu disesali.

2. Banyak pilihan. Ada lebih banyak theme gratis dibandingkan theme premium.

Kekurangan

1. Tidak unik. Karena mudah diperoleh, kemungkinan besar situs Anda bukan satu-satunya yang menggunakan theme ini. Akibatnya, desain situs Anda besar kemungkinan sama dengan yang lain.

2. Lisensi theme biasanya lebih ketat. Anda perlu memperhatikan syarat-syarat yang disediakan pemilik theme. Beberapa theme menyaratkan agar kredit di footer tidak diubah.

3. Penggunaan theme gratis bisa menurunkan kredibilitas situs Anda. Ini sangat berpengaruh jika situs Anda digunakan untuk keperluan komersil, misalnya menjual produk.

4. Tidak ada jaminan update atau support. Pembuat theme belum tentu menyediakan update untuk menyesuaikan theme dengan perkembangan wordpress. Support yang tersedia juga terbatas. Bisa jadi pembuat theme akan mengkomersialkan support yang mereka sediakan.

Theme Premium



Kelebihan:

1. Cukup unik. Karena theme ini tidak gratis, penggunanya tidak akan sebanyak theme gratis.

2. Support dan update kemungkinan besar tersedia. Biasanya theme premium disertai support bagi pembelinya. Jika ada perubahan pada Wordpress, pembuat theme biasanya langsung mengeluarkan update terbaru.

3. Lisensi lebih luas. Bagi desainer web, theme premium bisa dijadikan framework dari projek desain agar prosesnya lebih mudah dan murah. Misalnya, ada banyak desainer web dengan spesialisasi pada framework Genesis dan Thesis.

Kekurangan:

1. Tidak benar-benar unik. Karena theme ini dijual juga secara terbuka, mungkin sekali ada situs lain menggunakan theme yang sama dengan theme Anda.

2. Harganya cukup mahal. Walau begitu, harganya tidak akan semahal theme custom.

Theme Buatan Sendiri (Custom)



Kelebihan:

1. Unik. Theme ini dirancang untuk Anda sendiri dan bukan orang lain. Tidak akan ada satu pun situs di dunia ini yang memiliki desain sama persis dengan situs Anda. Mungkin saja mirip tapi tidak akan pernah sama.

2. Sesuai kebutuhan. Karena didesain sesuai keinginan Anda, tentu saja desain theme akan sesuai dengan arah dan tujuan blog.

Kekurangan:

1. Biayanya mahal karena bersifat ekslusif. Biaya pembuatan theme custom minimal 100$. Harga ini bisa berubah, tergantung kerumitan theme, namun 100$ adalah patokan yang cukup baik.

2. Tidak ada jaminan update dan support.

Kesimpulan


Theme gratis cocok bagi Anda yang menggunakan blog sebagai bagian dari hobi. Theme premium cocok bagi blogger yang lebih serius dan ingin tampil beda dibanding yang lain. Theme gratis dan premium sebaiknya disertai dengan kustomisasi dan tidak digunakan dalam tampilan standar agar terasa unik. Jika Anda blogger professional atau memiliki profesi yang memang mengharuskan memiliki desain unik, misalnya desainer web, maka theme custom adalah pilihan yang paling tepat. Jika Anda blogger serius, tapi tidak mau dipusingkan dengan update dan perbaikan theme maka theme premium adalah pilihan terbaik. Intinya, ini semua kembali pada kebutuhan Anda pribadi.
[hr]

Apa theme yang Anda gunakan?


Bagaimana dengan Anda? Theme apa yang Anda gunakan? Jika masih menggunakan theme gratis, apakah ada rencana untuk beralih ke theme premium?