Autoblogging Itu Menyebalkan. Titik!

Saya telah membaca beberapa artikel yang menyarankan blogger untuk menggunakan software Autoblogging di situsnya. Beberapa hari lalu, saya juga menemukan komentar di blog lain yang bertanya tentang penggunaan software Autoblogging. Bagi saya, Autoblogging menyebalkan. Autoblogging adalah salah satu dosa besar blogger, bahkan pelakunya sama sekali tidak pantas disebut blogger.
[hr]

Apa itu Autoblogging?



Kita mulai dengan definisi, apa itu Autoblogging? Autoblogging adalah software (atau plugin) yang bisa menghasilkan posting blog secara otomatis. Di bawah adalah definisi dari salah satu software Autoblogging populer, WProbot.
WP Robot is a powerful and easy to use autoblogging plugin for Wordpress weblogs allowing you to turn your blog on complete auto-pilot and drip-feed it with fresh content in regular intervals you specify. And the best part: The posts created will be targeted to any keyword you enter and any topic you could ever think of!

Terdengar menarik bukan? Menulis post blog baru bukan sesuatu yang mudah, apalagi post blog yang berkualitas. Pertanyaannya besarnya, bagaimana bisa menulis dilakukan secara otomatis? Tidakkah itu terdengar ganjil? Anda tidak mungkin menggunakan software untuk menulis buku. Puluhan tutorial di situs ini juga mustahil ditulis secara otomatis menggunakan software. Jadi, bagaimana proses yang sesungguhnya?

Software autoblogging sebetulnya akan mencari posting-posting dari blog lain, sesuai dengan kriteria yang Anda gunakan, lalu menjadikannya posting situs Anda. Ya Tuhan, bukankah itu mencuri? Yeah benar! Software autoblogging secara sederhana mencuri posting dari situs lain lalu memasukkannya ke situs Anda. Premis awal, tidak ada yang bagus dari mencuri.

Membantah Alasan Pengguna Autoblogging



Saya sudah katakan dengan jelas di judul artikel ini, Autoblogging menyebalkan! Saya juga mengatakan bahwa Autoblogging adalah pencurian. Tetap saja para pengguna autoblogging selalu memiliki alasan pembenaran.

  1. Bukankah tujuan semua blog untuk berbagi?

  2. Bukankah semua blogger ingin menyebarkan tulisannya?

  3. Bukankah blogger memperoleh backlink yang menguntungkan situsnya?

  4. Bukankah situs-situs besar juga sering kali mengambil berita dari situs lain?

  5. Saya hanya berniat baik. Ilmu bagus perlu disebarkan.


Argumen-argumen di atas sebetulnya dangkal. Pertama, betulkah semua blogger ingin berbagi ilmu? Benar sekali, mereka secara sukarela berbagi ilmunya. Saya berbagi skill Photoshop, Richard Fang berbagi intuisi desain webnya, Fabio Sasso berbagi inpirasi yang diperolehnya setiap hari. Semua blogger berbagi di situsnya masing-masing, tapi tidak membaginya ke semua situs. Saya juga menulis tutorial di situs lain. Ya, itu juga berbagi. Tapi saya dibayar untuk itu. Apakah pengguna Autoblogging membayar untuk tutorial itu?

Kedua, sebagian pengguna Autoblogging menuliskan link ke artikel asli. Bukankah itu berarti backlink yang bisa mengangkat PR situs di mata Google? Ini sungguh pemahaman yang salah. Google tidak begitu saja memperhitungkan semua link. Link dari situs-situs tidak berkualitas tidak akan diperhitungkan sama sekali. Nah, kira-kira situs pengguna autoblogging berkualitas atau tidak? Apakah pemilik blog asli akan tertarik dengan backlink dari situs semacam itu?

Ketiga, beberapa situs besar juga mengambil berita dari situs lain. Ya, memang ada beberapa situs besar dengan reputasi bagus yang secara rutin mengambil berita dari situs lain, misalnya Hizbut-Tahrir Indonesia dan Michael Moore. Perlu diketahui bahwa mereka memilih sendiri berita yang diambilnya dan tidak membabi-buta berdasarkan algoritma mesin.

Keempat, berniat baik ingin menyebarkan ilmu. Pertanyaannya, apakah tidak ada cara lain untuk ini? Bisa sedikit lebih kreatif?

Autoblogging Tidak Menghasilkan Artikel Berkualitas dan Unik



Dalam prosesnya, autoblogging akan mengambil post dari situs lain lalu memasukkannya ke situs Anda. Kedua artikel ini akan sama persis. Akankah pembaca tertarik dengan artikel yang juga ada di situs lain? Tentu saja tidak. Blog berkualitas hanya akan menampilkan artikel berkualitas dan unik, tidak ada di tempat lain.

WProbot sedikit lebih pintar dari software lain dan bisa menghasilkan konten yang unik. Coba baca caranya di bawah.
If that's still not enough to impress you, here is another nice feature: With the translation module WP Robot can translate any post it creates before adding it to your weblog by using Google Translate. By translating the content several times (for example from English to German to English) WP Robot can add instant unique, English content to your weblog!

WProbot akan membuat kontent yang dicurinya unik dengan cara menerjemahkannya secara berulang-ulang. Misalnya, diterjemahkan ke Inggris, Jerman, Urdu, Arab, lalu kembali diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Hah! Coba bayangkan akan seperti apa hasilnya! Terlebih lagi, proses penerjemahan ini dilakukan dengan Google Translate.

Dilihat dari SEO, Autoblogging sebenarnya berbahaya. Google tidak bodoh. Google bisa dengan mudah mengenali artikel curian dengan mengenali link internal yang menuju ke situs asli. Jika ini terjadi, Google tidak akan segan-segan untuk memberikan hukuman. Ini pasti dilakukan karena Google ingin menghasilkan pencarian yang akurat. Di forum ini, Anda bisa membaca cerita situs Autoblogging yang mendadak hilang di Google.

Update: Silakan baca juga komentar berisi pengalaman menarik dari Kudiarto.

Ehm, Saya Blogger Pemula? Apa Ada Alternatif Lain?



Menghasilkan posting blog berkualitas tentu saja butuh waktu. Jika Anda tidak punya banyak waktu, cobalah mengurangi posting blog Anda. Tidak perlu bernafsu posting setiap hari. Seminggu sekali dengan postingan berkualitas lebih disukai dari pada banyak postingan sampah, apalagi curian.

Untuk memperoleh artikel yang unik tidaklah begitu sulit. Anda tinggal mencari beberapa artikel lalu tulis kembali menggunakan bahasa Anda sendiri. Ini bukan mencuri tapi terinspirasi. Tentu, jangan lupa untuk menyebutkan artikel-artikal itu sebagai referensi.

Jika tetap tidak bisa, kenapa tidak jadi kolektor. Saya setiap minggu mengumpulkan artikel dan tutorial terbaik dari internet lalu menuliskannya dalam Link Minggu Ini. Ini bukan mencuri, pemilik artikel asli tetap memperoleh traffik dan situs ini memperoleh posting baru. Win-win solution!

Jika tetap tidak bisa, berhentilah ngeblog! Ada banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan. Mungkin ngeblog memang bukan buat Anda.

Mencegah Autoblogging



Salah satu software autoblogging, Autoblogged, menggunakan RSS atau Atom feed untuk sumber pencuriannya.
AutoBlogged is a powerful autoblogging plugin for WordPress that automatically creates blog posts from any RSS or Atom feed.

Jadi, cara termudah untuk menghindari autoblogging adalah dengan hanya memberikan ringkasan di dalam RSS feed. Namun ada masalah lain yang muncul, ini bertentangan dengan filosofi dasar RSS, mempermudah pengunjung memperoleh konten. Apakah logis bagi kita mengorbankan puluhan atau ratusan pembaca setia kita hanya karena ulah beberapa pencuri? Tentu tidak.

Cara berikutnya yang lebih baik adalah dengan menambahkan link internal ke dalam setiap artikel kita. Banyaknya link internal di dalam artikel akan memberikan kesan bahwa artikel itu berasal dari situs kita. Namun kita tetap perlu hati-hati untuk tidak memasukkan terlalu banyak link internal. Gunakan link internal dalam jumlah yang wajar dan masuk akal. Saya sendiri biasanya sudah merasa cukup dengan link internal dari related post di bagian akhir artikel.

Pengalaman Buruk Saya dengan Autoblogging



DesainDigital hingga saat ini tidak pernah mengalami pencurian konten melalui Autoblogging, paling beberapa copy paste artikel. Saya pernah mengalami beberapa kali pencurian konten untuk tutorial tamu di situs lain. Yang paling unik adalah tutorial saya di pv.mgarage. Hanya beberapa menit setelah publish, langsung muncul pingback dengan konten sama persis. Waktu itu, saya bahkan masih dalam proses mengedit beberapa kesalahan grammar dan spelling. Untuk tutorial itu, pv.mgarage membayar saya cukup mahal, situs pencuri memperolehnya secara gratis. Bayangkan saja jika Anda di posisi saya atau pemilik pv.mgarage, bagaimana komentar Anda tentang ini?

[hr]

Referensi



  1. 5 Reasons Why Autoblogging Sucks

  2. Top 5 Autoblogging WordPress Plugins

  3. Pengalaman, Tips dan Trik Menggunakan Autoblog Untuk Bisnis Online


[hr]

Autoblogging Menurut Anda


Bagaimana Autoblogging menurut Anda? Pernahkan memiliki pengalaman buruk dengan Autoblogging? Jika ada, saya berharap Anda mau berbagi di sini.