<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DesainDigital &#187; tutorial photoshop</title>
	<atom:link href="http://www.desaindigital.com/tag/tutorial-photoshop/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.desaindigital.com</link>
	<description>Tutorial Photoshop, Info Desain, Inspirasi Desain</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 03:30:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 11:06:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4141</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini, kita akan melanjutkan tutorial pembuatan logo retro di Photoshop. Di bagian pertama kita telah membuat <em>wireframe</em> logo di Illustrator. Di bagian ini, kita akan memolesnya dengan kombinasi Layer Style di Photoshop.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-logo-situs-bergaya-vintage-dari-kain/' rel='bookmark' title='Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain'>Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/' rel='bookmark' title='Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD'>Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini, kita akan melanjutkan tutorial pembuatan logo retro di Photoshop. Di <a href="http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/">bagian pertama</a> kita telah membuat <em>wireframe</em> logo di Illustrator. Di bagian ini, kita akan memolesnya dengan kombinasi Layer Style di Photoshop.<div class="woo-sc-hr"></div></p>
<h3>Preview</h3>
<p>Di bawah adalah hasil akhir yang akan kita peroleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/final.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="297" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Detail Tutorial</h3>
<ul>
<li>Tingkat Kesulitan: Pemula, Menengah</li>
<li>Software yang Digunakan: Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator</li>
<li>Teknik yang Dipelajari: Pembuatan pola pixel, Penggunaan Layer Style, Type on A Path</li>
<li>Lama Pengerjaan: 30 menit</li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Resource yang Dibutuhkan</h3>
<p>Untuk mengikuti tutorial ini, silakan ambil terlebih dahulu resource berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://lostandtaken.com/blog/2010/4/10/10-experimental-noise-textures.html">10 Experimental Noise Texture</a> dari <a href="http://lostandtaken.com/">Lost And Taken</a></li>
<li><a href="http://psdfreemium.com/26-repeatable-pixel-patterns/">26 Repeatable Pixel Pattern</a> dari <a href="http://psdfreemium.com/">PSDfreemium</a></li>
<li><a href="http://www.dafont.com/slab-tall-x.font">Slab Tall X</a> dari <a href="http://www.dafont.com/manfred-klein.d302">Manfred Klein</a></li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Tutorial</h3>
<h4>Langkah 1: Mempersiapkan Kanvas</h4>
<p>Mulai dengan membuat file baru berukuran 600 x 500 pixel.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-001.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="524" height="384" /></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Klik ikon Add Adjustment Layer dan pilih Solid Color. Pilih warna #f3e6db.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-002.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="346" height="357" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-003.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="548" height="367" /></div>
<h4>Langkah 3: Membuat Pola</h4>
<p>Buat file baru dengan ukuran 6 x 6 pixel.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-004.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="524" height="384" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Aktifkan tool kaca pembesar lalu klik kanvas beberapa kali hingga mencapai perbesaran maksimal.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-005.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="344" height="339" /></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Dengan tool marquee persegi, buat tiga buah kotak berukuran 2 x 2 px. Buat layer baru lalu isinya ketiganya dengan hitam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-006.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="365" height="254" /></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Sembunyikan latar. Klik Edit &gt; Define Pattern untuk menyimpannya sebagai pola.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-007.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="553" height="369" /></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Kita kembali lagi ke file logo retro. Klik ganda layer dan aktifkan Layer Style Pattern Overlay. Pilih pola yang tadi kita buat. Turunkan Opacity pola hingga hanya 3%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-008.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="464" /></div>
<p>Di bawah adalah tampilan latar dengan pola pixel.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-009.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 8</h4>
<p>Ambil tekstur noise dan simpan di atas kanvas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-010.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 9</h4>
<p>Ubah blend mode tekstur menjadi Overlay dan turunkan Opacity layer.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-011.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 10: Import Vektor</h4>
<p>Buka kembali <a href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/logo-retro.ai">file logo</a> yang telah kita buat di <a href="http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/">tutorial sebelumnya</a>. Seleksi teks di dalam logo, klik dan pilih Create Outline untuk mengubahnya menjadi shape biasa. Ini perlu kita lakukan karena kita tidak bisa mengimport teks dari Illustrator ke dalam Photoshop.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-012.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="437" height="364" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-013.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="325" height="291" /></div>
<p>Seleksi logo lalu simpan ke <em>Clipboard </em>dengan menekan Ctrl + A lalu Ctrl + C.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-014.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="328" height="333" /></div>
<h4>Langkah 11</h4>
<p>Kembali ke Photoshop. Paste path (Ctrl + V) dan pilih Path untuk tipe Paste di kotak dialog yang muncul. Dengan cara ini, hasil import tetap berupa path vektor tanpa ada penurunan kualitas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-015.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="227" height="152" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-016.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 12</h4>
<p>Pisahkan vektor elemen-elemen logo ke dalam beberapa path terpisah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-017.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="558" height="480" /></div>
<h4>Langkah 13</h4>
<p>Berikut adalah hasil pemisahan vektor. Dalam tutorial ini, saya akan merujuk pada nama path yang digunakan dalam tampilan path di bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-018.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-019.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-020.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-021.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-022.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-023.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-024.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-025.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-026.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-027.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<h4>Langkah 14: Mulai Membuat Logo</h4>
<p>Aktifkan path outer base lalu klik ikon Add Adjustment Layer dan pilih Solid Color. Pilih warna biru muda.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-028.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="452" height="401" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-029.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="427" height="338" /></div>
<h4>Langkah 15</h4>
<p>Klik ganda layer. Aktifkan Drop Shadow untuk memberinya bayangan lembut di belakang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-030.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Outer Glow untuk memperkuat definisi sisi terluar lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-031.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Gradient Overlay untuk memberi tampilan <em>glossy</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-032.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri sedikit pola dari PSDfreemium dengan Pattern Overlay.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-033.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Terakhir, beri Stroke 1 px dengan warna sedikit lebih gelap daripada warna shape.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-034.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 16</h4>
<p>Aktifkan kembali path <em>outer base</em>. Hapus lingkaran terluar. Tambahkan lagi Adjustment Layer Solid Color, kali ini warnanya sedikit lebih terang #6ee8f9.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-035.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="402" height="396" /></div>
<p>Tambahkan Outer Glow untuk menegaskan jarak antara lingkaran ini dengan lingkaran sebelumnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-036.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri Gradfient Overlay untuk kesan <em>glossy</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-037.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri pola pixel dari PSDfreemium dengan Pattern Overlay. Pastikan pola ini sangat lembut dengan Opacity sangat rendah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-038.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Terakhir, beri Stroke 1 px dengan warna sedikit lebih gelap daripada warna shape. Stroke ini akan kembali mempertegas pemisah antara lingkaran ini dengan lingkaran yang lebih besar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-039.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 17: Dasar Logo</h4>
<p>Aktifkan path <em>main base</em>. Buat Adjustment Layer Solid Color dengan warna #abedf7.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-040.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="414" height="340" /></div>
<p>Tambahkan Bevel and Emboss untuk memberi efek 3 dimensi.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-041.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Gradient Overlay untuk memberi kesan <em>glossy</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-042.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri juga Pattern Overlay dengan pola dari PSDfreemium.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-043.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Terakhir beri Stroke untuk memperjelas sisi luarnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-044.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 18: Lingkaran Utama</h4>
<p>Aktifkan path <em>inner base</em>. Buat Adjustment Layer Solid Color dengan warna: #b0f6b9.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-045.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="389" height="335" /></div>
<p>Beri Inner Shadow agar didapat kesan menjorok ke dalam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-046.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri Inner Glow untuk membuat sisi dalam lingkaran semakin terang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-047.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Gradient Overlay dengan tipe radial untuk memberi kesan bentuk cembung.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-048.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Pattern Overlay. Gunakan lagi pola pixel dari PSDfreemium.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-049.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Akhirnya, beri Stroke 1 px. Gunakan warna yang sedikit lebih gelap untuk memperkuat tampilan sisi lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-050.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 19: Lubang Setengah Lingkaran</h4>
<p>Aktifkan path <em>setengah lingkaran</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color warna hitam. Turunkan Fill hingga 9%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-051.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="391" height="380" /></div>
<p>Tambahkan Inner Shadow. Layer Style ini akan memberi bayangan di dalam shape dan menghasilkan kesan area yang menjorok ke dalam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-052.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Shadow membuat lubang terlalu gelap dan sulit dilihat. Untuk memperbaikinya, tambahkan Outer Glow.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-053.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Bevel and Emboss dengan Direction Down untuk memperkuat kesan tampilan lubang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-054.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Akhirnya, tambahkan Stroke. Untuk warnanya, pilih hijau gelap.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-055.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 20: 100 Persen</h4>
<p>Aktifkan path <em>100</em>. buat Adjustment Layer Solid Color baru dengan warna biru.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-056.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="365" height="361" /></div>
<p>Kita ingin mengubahnya menjadi 3 dimensi. Pertama, kita buruh Drop Shadow untuk mengangkat karakter dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-057.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Berikutnya adalah menambahkan Outer Glow untuk membuat sisi luarnya lebih terang dan terlihat beda dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-058.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow akan membuat sisi dalam teks semakin terang dan memberi kesan tinggi, lebih dekat dengan sumber cahaya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-059.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tentu saja, kita tidak boleh melewatkan Gradient Overlay. Tambahan gradasi warna membuat teks terlihat alami dan nyata.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-060.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow dan Outer Glow yang tadi kita tambahkan membuat sisi luar teks terlihat menyatu dengan latar. Sedikit Stroke akan memperkuat tampilan bagian ini.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-061.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Aktifkan path <em>bintang</em>. Buat Adjustment Layer Solid Color. Anda bisa menggunakan warna apa pun. Turunkan Fill layer hingga 0%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-062.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="316" height="357" /></div>
<p>Tambahkan Inner Shadow untuk memberi kesan bentuk lubang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-063.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Seperti biasa, kita butuh Gradient Overlay untuk membuat warnanya terlihat alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-064.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Sedikit Stroke penting untuk memperkuat tampilan sisi luar shape.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-065.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 22</h4>
<p>Aktifkan path <em>persen</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color dengan warna #14609c.
</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-066.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="320" height="357" /></div>
<p>Tambahkan Inner Shadow untuk memberi kesan lubang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-067.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 23: Jahitan</h4>
<p>Aktifkan path <em>jahitan</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color dengan warna #b2ecf4.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-068.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="328" height="367" /></div>
<p>Tambahkan Drop Shadow untuk memberi bayangan dan mengangkat shape dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-069.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Bevel and Emboss akan memperkuat kesan timbul.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-070.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 24: Pita</h4>
<p>Aktifkan path <em>pita</em>. Hapus semua sub path kecuali bagian depannya. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color dengan warna orange.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-071.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="343" height="382" /></div>
<p>Gradient Overlay penting untuk memberi tampilan warna yang alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-072.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow akan memnggelapkan sisi terluar pita dan membuat efek 3 dimensi.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-073.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 25</h4>
<p>Aktifkan lagi path pita. Hapus semua sub path kecuali bagian belakang pita. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color. Pilih warna orange yang lebih gelap. Kita perlu membuatnya lebih gelap dari pita di Langkah 24 karena posisinya lebih jauh di belakang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-074.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="382" height="367" /></div>
<p>Seperti biasa, Gradient Overlay mutlak diperlukan untuk memberi warna yang alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-075.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow untuk menggelapkan sisi terluar pita dan membuatnya terlihat lebih nyata.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-076.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 26</h4>
<p>Aktifkan lagi path <em>pita</em>. Kali ini, perhatikan hanya segitiga kecil di antara kedua bagian pita. Buat Adjustment Layer Solid Color yang lebih gelap. Beri Layer Style yang sama dengan bagian belakang pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-077.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="335" height="404" /></div>
<h4>Langkah 27: Bayangan Pita</h4>
<p>Kita akan menambahkan bayangan pada bagian belakang pita. Ctrl-klik bagian belakang pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-078.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="356" height="201" /></div>
<p>Buat layer baru di antara bagian depan dan bagian belakang pita. menggunakan tool Brush lembut, lukis bayangan bagian depan pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-079.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="376" height="378" /></div>
<p>Ulangi hal yang sama pada sisi yang lain.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-080.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="356" height="123" /></div>
<h4>Langkah 28</h4>
<p>Ctrl-klik bagian depan pita. Buat layer baru. Geser seleksi beberapa pixel ke bawah lalu isi dengan hitam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-081.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="388" height="498" /></div>
<p>Haluskan bayangan dengan filter Gaussian Blur.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-082.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="552" height="360" /></div>
<h4>Langkah 29</h4>
<p>Ctrl-klik lingkaran utama. Klik ikon Add Layer Mask. Bayangan pita akan berada di dalam lingkaran. Turunkan Opacity layer agar bayangan terlihat lembut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-083.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="596" height="356" /></div>
<h4>Langkah 30: Teks Pita</h4>
<p>Aktifkan path <em>desaindigital</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-084.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="384" height="370" /></div>
<p>Kita akan mengubah teks ini menjadi 3 dimensi. Tambahkan Drop Shadow untuk mengangkatnya dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-085.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Outer Glow untuk menggelapkan sisi luar teks dan memisahkannya dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-086.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Gradient Overlay agar terlihat alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-087.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Stroke untuk mempertegas kontras teks dengan latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-088.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 31: Bayangan Logo</h4>
<p>Ctrl-klik path logo.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-089.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="466" height="399" /></div>
<p>Geser seleksi beberapa pixel ke bawah. Buat layer baru dan simpan di bawah logo. Isi seleksi dengan hitam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-090.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="393" height="375" /></div>
<p>Haluskan bayangan dengan filter Gaussian Blur.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-091.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="367" height="380" /></div>
<h4>Langkah 32: Mengembalikan Format Teks</h4>
<p>Saat ini, teks dalam logo sudah dalam format shape. Artinya kita sudah tidak bisa lagi mengeditnya. Untuk mempermudah, kita akan mengembalikannya ke format teks. </p>
<p>Kembali ke Illustrator, lalu periksa setting setiap teks. Teks <em>100</em> dibuat dengan jenis font SlabbTallX dengan ukuran 104 pt.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-092.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="507" height="318" /></div>
<h4>Langkah 33</h4>
<p>Kembali ke Photoshop. buat kembali teks <em>100</em> dengan format yang sama. Gunakan juga warna yang sama.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-093.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="484" height="384" /></div>
<h4>Langkah 34</h4>
<p>Duplikasi Layer Style dari teks <em>100</em> asli ke <em>100</em> baru dengan cara klik kanan dan pilih Copy Layer Style pada 100 asli dan Paste layer Style pada <em>100</em> baru.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-094.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="560" height="490" /></div>
<p>Anda bisa melihat bahwa keduanya identik. Bedanya, teks 100 baru adalah benar-benar teks yang bisa diedit.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-095.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="458" height="360" /></div>
<h4>Langkah 35</h4>
<p>Ulangi proses yang sama pada kata <em>PERCENT</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-096.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="507" height="318" /></div>
<h4>Langkah 36: Membuat Teks pada Pita</h4>
<p>Untuk membuat teks yang mengikuti bentuk pita, kita menggunakan fitur Type on A Path. Caranya dengan menduplikasi terlebih dahulu bagian depan pita lalu menghapus sisi yang tidak dibutuhkan. Aktifkan tool Type lalu klik tepat pada path.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-097.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="480" height="429" /></div>
<h4>Langkah 37</h4>
<p>Dari Illustrator, kita bisa memperoleh setting teks.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-098.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="507" height="318" /></div>
<h4>Langkah 38</h4>
<p>Bergantung pada proses pembuatan teks, posisi teks bisa jadi akan terbalik. Untuk memperbaiki ini mudah saja. Aktifkan teks, tahan Ctrl lalu klik dan geser untuk mengubah orientasinya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-099.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="305" height="405" /></div>
<h4>Langkah 39</h4>
<p>Atur posisi teks hingga tepat berada di tengah pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-100.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="390" height="378" /></div>
<h4>Langkah 40</h4>
<p>Samakan warna teks lalu beri Layer Style yang sama.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-101.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="407" height="336" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Setelah mengubah teks ke format teks sebenarnya, kita dapat dengan mudah mengedit isi logo. Anda bisa melihatnya di bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/final.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="297" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Download Link</h3>
<span class="woo-sc-ilink"><a class="download" href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/logo-retro.zip">Download File PSD</a></span>
<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-logo-situs-bergaya-vintage-dari-kain/' rel='bookmark' title='Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain'>Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/' rel='bookmark' title='Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD'>Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/membuat-ulang-efek-teks-film-avenger-dengan-photoshop-dan-illustrator/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/membuat-ulang-efek-teks-film-avenger-dengan-photoshop-dan-illustrator/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 15:58:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Efek Teks]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[illustrator]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4130</guid>
		<description><![CDATA[Avenger adalah satu lagi film super hero berkualitas buruk yang hanya mengandalkan spesial efek khas Hollywood. Jika Anda penasaran dengan efek teks dalam judul filmnya, pastikan untuk mengikuti tutorial ini.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-manipulasi-foto-disertai-efek-teks-berwarna/' rel='bookmark' title='Membuat Manipulasi Foto disertai Efek Teks Berwarna'>Membuat Manipulasi Foto disertai Efek Teks Berwarna</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-teks-3d-bermotif-bunga/' rel='bookmark' title='Membuat Teks 3D Bermotif Bunga'>Membuat Teks 3D Bermotif Bunga</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-blackberry-torch-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator'>Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua film super hero selalu menyebalkan dan tidak layak ditonton. Tentu saja kecuali Batman besutan Christopher Nolan. <em>Anyway</em>, Avenger adalah satu lagi film super hero berkualitas buruk yang hanya mengandalkan spesial efek khas Hollywood. Jika Anda penasaran dengan efek teks dalam judul filmnya, pastikan untuk mengikuti tutorial ini.</p>
<p>Tutorial ini <a href="http://www.pvmgarage.com/2011/10/draw-a-realistic-wacom-bamboo-tablet-part-1-illustrator-tutorial/">ditulis ekslusif untuk Hongkiat</a>.<br />
<div class="woo-sc-hr"></div></p>
<h3>Preview</h3>
<p>Berikut adalah hasil akhir yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/final.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="600" height="255" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Sebagian Langkah dalam Tutorial</h3>
<p>Tutorial ini tidak sekadar meniru efek teks yang ada di film. Dalam tutorial ini, kita akan menggunakan membuat sendiri teks yang mirip dengan karakter teks Avenger. Kita akan melakukannya secara manual di Illustrator. Proses selanjutnya adalah memberi kesan tiga dimensi memberi kombinasi layer style dan tekstur di Photoshop.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-1.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="493" height="418" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-2.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="314" height="176" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-3.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="473" height="494" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-4.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="482" height="447" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-5.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="604" height="273" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-6.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="600" height="273" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-7.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="565" height="397" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-efek-teks-avenger/tutorial-efek-teks-avenger-8.jpg" alt="Membuat Ulang Efek Teks Film Avenger dengan Photoshop dan Illustrator" width="600" height="312" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Link Tutorial</h3>
<div class="shortcode-unorderedlist bullet"></p>
<ul>
<li><a href="http://www.hongkiat.com/blog/avenger-text-effect/">Baca Tutorial di Hongkiat</a>.</li>
</ul>
<p></div>

<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-manipulasi-foto-disertai-efek-teks-berwarna/' rel='bookmark' title='Membuat Manipulasi Foto disertai Efek Teks Berwarna'>Membuat Manipulasi Foto disertai Efek Teks Berwarna</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-teks-3d-bermotif-bunga/' rel='bookmark' title='Membuat Teks 3D Bermotif Bunga'>Membuat Teks 3D Bermotif Bunga</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-blackberry-torch-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator'>Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/membuat-ulang-efek-teks-film-avenger-dengan-photoshop-dan-illustrator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Interface Video Player Minimalis dan Futuristik</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player-2/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 02:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[desain interface]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4040</guid>
		<description><![CDATA[Trend interface saat ini sangat minimalis, fungsional, dan penuh dengan detail-detail tajam. Trend ini bukan saja terlihat professional, yang paling penting adalah memberi kesan dapat diandalkan, dan itulah dicari setiap orang. Oleh karena itu, saya akan menunjukkan langkah demi langkah cara pembuatan sebuah interface video player bertema minimalis. Tutorial ini <a href="http://www.hongkiat.com/blog/sleek-video-player-interface-photoshop-tutorial/">ditulis ekslusif untuk Hongkiat</a>.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Player'>Mendesain Interface Video Player</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-game-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop'>Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-skin-player-mp3/' rel='bookmark' title='Mendesain Skin Player MP3'>Mendesain Skin Player MP3</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/koleksi-skin-player-mp3-bergaya-futuristik/' rel='bookmark' title='Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik'>Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/desain-interface-web-futuristik/' rel='bookmark' title='Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik'>Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Trend interface saat ini sangat minimalis, fungsional, dan penuh dengan detail-detail tajam. Trend ini bukan saja terlihat professional, yang paling penting adalah memberi kesan dapat diandalkan, dan itulah dicari setiap orang. Oleh karena itu, saya akan menunjukkan langkah demi langkah cara pembuatan sebuah interface video player bertema minimalis. Tutorial ini <a href="http://www.hongkiat.com/blog/sleek-video-player-interface-photoshop-tutorial/">ditulis ekslusif untuk Hongkiat</a>.</p>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Preview</h3>
<p>Berikut adalah hasil akhir yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/final.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Sebagian Langkah dalam Tutorial</h3>
<p>Tutorial ini sangat detail dan membahas banyak teknik yang umum digunakan dalam mendesain objek. Di bawah adalah beberapa langkah dalam tutorial.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-01.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-02.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-03.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-04.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-05.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-06.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-07.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-08.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Link Tutorial</h3>
<div class="shortcode-unorderedlist bullet"></p>
<ul>
<li><a href="http://www.hongkiat.com/blog/sleek-video-player-interface-photoshop-tutorial/">Baca dan Download File Source Tutorial di Hongkiat</a>.</li>
</ul>
<p></div>

<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Player'>Mendesain Interface Video Player</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-game-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop'>Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-skin-player-mp3/' rel='bookmark' title='Mendesain Skin Player MP3'>Mendesain Skin Player MP3</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/koleksi-skin-player-mp3-bergaya-futuristik/' rel='bookmark' title='Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik'>Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/desain-interface-web-futuristik/' rel='bookmark' title='Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik'>Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-speaker-memanfaatkan-layer-style/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-speaker-memanfaatkan-layer-style/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 01:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[menggambar]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4032</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tutorial ini saya akan memperlihatkan cara menggambar sebuah ikon speaker di atas latar kayu. Ikon ini sangat sederhana, terbuat dari banyak bentuk lingkaran yang dikombinasikan dengan Layer Style.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-pensil-dengan-adobe-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator'>Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-hard-disk-eksternal-realistik/' rel='bookmark' title='Menggambar Hard Disk Eksternal Realistik'>Menggambar Hard Disk Eksternal Realistik</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-laptop-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Laptop dengan Photoshop'>Menggambar Laptop dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/draw-sky-scenery-in-cartoon-style/' rel='bookmark' title='Draw Sky Scenery in Cartoon Style'>Draw Sky Scenery in Cartoon Style</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-avatar-8-bit-di-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Avatar 8 Bit di Photoshop'>Menggambar Avatar 8 Bit di Photoshop</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tutorial ini saya akan memperlihatkan cara menggambar sebuah ikon speaker di atas latar kayu. Ikon ini sangat sederhana, terbuat dari banyak bentuk lingkaran yang dikombinasikan dengan Layer Style.</p>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Preview</h3>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/final.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Detail Tutorial</h3>
<ul>
<li>Tingkat Kesulitan: Pemula</li>
<li>Software yang Digunakan: Adobe Photoshop</li>
<li>Teknik yang Dipelajari: Menggambar Vektor, Layer Style</li>
<li>Lama Pengerjaan: 20 menit</li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Resource yang Dibutuhkan</h3>
<p>Untuk mengikuti tutorial ini, silakan ambil terlebih dahulu resource berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://psdfreemium.com/26-repeatable-pixel-patterns/">26 Repeatable Pixel Patterns</a> dari <a href="http://psdfreemium.com">PSDfreemium</a></li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Tutorial</h3>
<h4>Langkah 1</h4>
<p>Buat sebuah shape lingkaran dengan warna #222222.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-01.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Klik ganda layer. Di kotak dialog Layer Style aktifkan Drop Shadow, Bevel and Emboss, dan Gradient Overlay dengan setting seperti di bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-02.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-03.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-04.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-05.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Berikut adalah hasil yang diperoleh. Perhatikan bahwa dalam desain ini kita menggunakan sumber cahaya dari kanan atas. Ingat ini untuk memperoleh tampilan yang konsisten dan realistik.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-06.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Gandakan shape lingkaran yang tadi kita buat dengan menekan Ctrl + J. Buang semua Layer Styles yang digunakan dengan menggeser ke atas ikon tempat sampah. Ubah warna lingkaran menjadi #464545. Lakukan proses transformasi dengan menekan Ctrl + T. Perkecil lingkaran hingga perbandingannya seperti terlihat di bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-07.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Beri Layer Style Bevel and Emboss dan Gradient Overlay.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-08.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-09.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Inilah hasil yang kita peroleh saat ini.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-10.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Duplikasi kembali lingkaran dan ubah warnanya menjadi #d4d2c5. Perkecil ukuran lingkaran. Buang semua Layer Style.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-11.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Beri Inner Shadow, Inner Glow, Bevel and Emboss, dan Gradient Overlay.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-12.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-13.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-14.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-15.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Inilah hasil yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-16.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Sekali lagi, duplikasi lingkaran. Ubah warnanya ke #e3e1cf. Perkecil dan buang semua Layer Style.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-17.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Beri Drop Shadow, Inner Shadow, Bevel and Emboss, Gradient Overlay, Pattern Overlay, dan Stroke.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-18.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-19.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-20.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-21.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Dalam pilihan Pattern, gunakan <a href="http://psdfreemium.com/26-repeatable-pixel-patterns/">pola pixel dari PSDfreemium</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-22.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-23.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Ini hasil yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-24.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Langkah selanjutnya adalah menggambar highlight dan shadow pada di bagian dalam speaker. Untuk ini, kita perlu menggambar secara manual. Buat seleksi segitiga menggunakan tool lasso polygon.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-25.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Buat layer baru lalu isi seleksi dengan putih. Tekan Ctrl + Alt + G untuk mengubah layer menjadi Clipping Mask dan memasukkan highlight ke dalam shape lingkaran terakhir. Hapus seleksi dengan menekan Ctrl + D. Haluskan highlight dengan filter Gaussian Blur (Filter > Blur > Gaussian Blur).</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-26.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Lanjutkan melukis highlight dan shadow hingga diperoleh hasil seperti di samping.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-27.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 8</h4>
<p>Ingat bahwa sumber cahaya kita ada di kanan atas. Untuk memberi kesan bahwa area cekung, kita perlu memberi bayangan di sisi kanan atas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-28.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 9</h4>
<p>Turunkan Opacity bayangan hingga 20%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-29.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 10</h4>
<p>Buat lingkaran berwarna #191919 di bagian tengah speaker.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-30.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Beri Drop Shadow dan Gradient Overlay.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-31.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Gunakan gradasi radial dari putih ke hitam. Ketika kotak dialog ini aktif klik geser pada kanvas untuk menggeser pusat gradasi sedikit ke kanan atas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-32.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 11</h4>
<p>Buat layer baru lalu lukis highlight tambahan di atas lingkaran. Pastikan posisi highlight tidak tepat di tengah tapi sedikit di kanan atas, sesuai dengan posisi sumber cahaya. </p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-33.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 12: Baut</h4>
<p>Tampilakn ruler dengan menekan Ctrl + R. Klik dan geser dari ruler ke atas kanvas untuk menambah guide. Simpan guide di tengah dan sisi terluar speaker.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-34.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 13</h4>
<p>Gandakan lingkaran dasar speaker &#8211;yang kita buat di Langkah 1&#8211; dan ubah warnanya ke #5e5e5e.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-35.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 14</h4>
<p>Tambahkan shape rounded di posisi jam 12. Di baris pilihan, atur mode path ke Intersect.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-36.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 15</h4>
<p>Lakukan proses transformasi dan duplikasi dengan menekan Ctrl + Alt + T. Tahan Alt lalu geser titik pusat transformasi ke titik tengah speaker.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-37.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 16</h4>
<p>Putar path 45&deg;. Anda bisa melihat bahwa sekarang yang diputar adalah path baru bukan path asli.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-38.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 17</h4>
<p>Sekarang tekan Ctrl + Shift + Alt + T. Shortcut ini akan mengulangi proses duplikasi pada path terpilih. Hasilnya kita memiliki path baru berjarak 45&deg;.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-39.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 18</h4>
<p>Beri Bevel and Emboss.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-40.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 19</h4>
<p>Buat lingkaran kecil di atas shape yang tadi kita peroleh. Beri Layer Style Drop Shadow dan Gradient Overlay. Lingkaran ini akan menjadi baut speaker.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-41.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-42.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-43.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 20</h4>
<p>Gandakan lingkaran ke atas shape yang lain.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-44.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Aktifkan tool pencil dengan ukuran brush 1 px. Lukis tanda plus hitam di atas setiap baut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-45.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Inilah hasil yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-46.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 22</h4>
<p>Aktifkan tool brush berukuran 2 px. Lukis highlight putih di sisi kanan atas tanda plus. Ingat, kita menyimpan highlight di sisi kanan atas sesuai dengan posisi sumber cahaya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-47.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Hasil yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-48.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 23</h4>
<p>Buat shape baru terdiri dari dua buah lingkaran dengan pusat sama. Ubah mode path lingkaran terdalam menjadi Subtract. Hasilnya adalah bentuk cincin.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-49.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Klik ganda layer dan aktifkan Drp Shadow, Outer Glow, Bevel and Emboss, dan Gradient Overlay.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-50.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-51.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-52.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-53.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-54.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<p>Hasil yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-55.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<h4>Langkah 24: Latar</h4>
<p>Ubah warna depan dan warna belakang menjadi #7a4e0d dan #66440c. Aktifkan latar, klik Filter > Texture > Fibers.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/tutorial-ikon-speaker-56.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Di bawah adalah bentuk speaker yang kita peroleh. Dalam prosesnya, kita memaksimalkan penggunaan Layer Style. Dengan cara ini, speaker bisa diperbesar atau diperkecil tanpa menurunkan kualitasnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-icon-speaker/final.jpg" alt="Menggambar Ikon Speaker Memanfaatkan Layer Style" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Download Link</h3>
<span class="woo-sc-ilink"><a class="download" href="http://psdfreemium.com/speaker-icon/">Download File PSD</a></span>
<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-pensil-dengan-adobe-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator'>Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-hard-disk-eksternal-realistik/' rel='bookmark' title='Menggambar Hard Disk Eksternal Realistik'>Menggambar Hard Disk Eksternal Realistik</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-laptop-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Laptop dengan Photoshop'>Menggambar Laptop dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/draw-sky-scenery-in-cartoon-style/' rel='bookmark' title='Draw Sky Scenery in Cartoon Style'>Draw Sky Scenery in Cartoon Style</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-avatar-8-bit-di-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Avatar 8 Bit di Photoshop'>Menggambar Avatar 8 Bit di Photoshop</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-speaker-memanfaatkan-layer-style/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/membuat-poster-tipografi-bergaya-desain-swiss/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/membuat-poster-tipografi-bergaya-desain-swiss/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2011 02:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[desain swiss]]></category>
		<category><![CDATA[poster]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=3978</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tutorial ini, kita akan mempelajari pembuatan sebuah poster tipografi dengan desain bergaya Swiss. Desain bergaya Swiss terkenal karena karakternya yang mengeksploitasi whitespace --yaitu ruang kosong dalam desain-- dan penggunaan sistem grid.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-bertema-objek-geometris-menggunakan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Bertema Objek Geometris Menggunakan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Poster Bertema Objek Geometris Menggunakan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-pola-grunge-dengan-resource-desain/' rel='bookmark' title='Membuat Pola Grunge Dengan Resource Desain'>Membuat Pola Grunge Dengan Resource Desain</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-desain-interface-menu-bergaya-apple/' rel='bookmark' title='Membuat Desain Interface Menu Bergaya Apple'>Membuat Desain Interface Menu Bergaya Apple</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tutorial ini, kita akan mempelajari pembuatan sebuah poster tipografi dengan desain bergaya Swiss. Desain bergaya Swiss terkenal karena karakternya yang mengeksploitasi whitespace &#8211;yaitu ruang kosong dalam desain&#8211; dan penggunaan sistem grid.</p>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Preview</h3>
<p>Di bawah adalah hasil tampilan tipografi yang akan kita peroleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/final.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Detail Tutorial</h3>
<ul>
<li>Tingkat Kesulitan: Pemula, Menengah</li>
<li>Software yang Digunakan: Adobe Photoshop, Adobe Illustrator</li>
<li>Teknik yang Dipelajari: layer Mask, Layer Style</li>
<li>Lama Pengerjaan: 30 menit</li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Resource yang Dibutuhkan</h3>
<p>Untuk mengikuti tutorial ini, silakan ambil terlebih dahulu resource berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://960.gs/">Grid 960</a> dari <a href="http://sonspring.com/">Nathan Smith</a></li>
<li><a href="http://wegraphics.net/downloads/vintage-worn-paper-textures/">Vintage &#038; Worn Paper Textures</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a></li>
<li><a href="http://wegraphics.net/downloads/textures/old-dirty-paper-textures/">Old Dirty Paper Textures</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a></li>
<li><a href="http://vandelaypremier.com/textures/heavy-grunge-paper-textures/">Heavy Grunge Paper Textures</a> dari <a href="http://vandelaypremier.com/">Vandelay Premier</a></li>
<li><a href="http://wegraphics.net/downloads/textures/folded-and-scratched-paper-textures-part-i/">Folded and Scratched Paper Textures Part I</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a></li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Tutorial</h3>
<h4>Langkah Awal: Memahami Konsep Desain</h4>
<p>Desain Swiss unik karena begitu fokus pada fungsi. Karyanya tidak banyak basa-basi atau ornamen. Tujuan akhir dari karya ini adalah menyampaikan pesan, itu saja.</p>
<p>Lihat gambar di bawah. Anda bisa melihat bahwa dalam desain ini, penggunaan whitespace secara efektif mengatur pergerakan mata kita. Kita diajak untuk fokus terlebih dahulu pada lingkaran dan kata <em>whitespace</em> yang sedikit menonjol karena berbeda warna. Selanjutnya, kita digiring untuk membaca kutipan dari <a href="http://www.smashingmagazine.com/2009/07/17/lessons-from-swiss-style-graphic-design/">artikel Smashing Magazine</a> tentang pentingnya whitespace dalam desain.</p>
<p>Anda juga bisa melihat bahwa semua elemen terletak dalam grid sehingga tidak ada posisi yang janggal. Semua terkesan rapi, simetris, mudah dicerna, dan sederhana.</p>
<p>Sebetulnya, desain Swiss tidak begitu memperhatikan tekstur. Namun, dalam desain ini, kita akan menggunakan beberapa tekstur kertas secara lembut untuk memberi kesan tua dan juga menyesuaikan dengan trend desain saat ini.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-01.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 1: Menyiapkan Grid</h4>
<p>Grid bisa diperoleh dengan membagi ukuran kanvas ke dalam beberapa kolom sesuai kebutuhan. Kita juga perlu memperhitungkan gutter (selokan), yaitu jarak antar kolom. Cukup rumit jika tidak terbiasa bermain dengan angka. Saya menemukan cara mudah yaitu dengan memodifikasi grid desain web.</p>
<p>Ambil <a href="http://960.gs/">Grid 960</a>. Klik ganda action 12 Column Grid untuk membuat file baru dalam ukuran 960 px dengan 12 kolom.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-02.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Klik Image > Image Size. Ubah ukuran kanvas menjadi 420 x 594 px. Kosongkan pilih Constrain Proportions untuk mengubah nilai tinggi dan lebar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-03.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<p>Dengan mudah kita telah memperoleh kanvas poster terbagi dalam 12 kolom, lengkap dengan gutter.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-04.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 3: Latar Poster</h4>
<p>Ambil <a href="http://wegraphics.net/downloads/vintage-worn-paper-textures/">tekstur kertas</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a> untuk dijadikan latar poster.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-05.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<p>Turunkan Opacity layer menjadi 20%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-06.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Tambahkan Adjustment Layer Hue/Saturation dan naikkan nilai Saturation agar warna tekstur makin terlihat.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-07.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-08.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Ambil <a href="http://wegraphics.net/downloads/textures/old-dirty-paper-textures/">tekstur kertas kusut</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-09.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<p>Ubah blend mode tekstur menjadi Overlay dan turunkan Opacity-nya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-10.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Buat teks whitespace. Gunakan tipe font Helvetica atau Helvetica Neue. Helvetica populer dalam desain Swiss karena font ini tidak memberikan emosi dan berfungsi dalam semua situasi. Untuk warnanya, gunakan #cfe4f6.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-11.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Buat lingkaran menutupi sebagian teks. Gunakan warna yang sama dengan teks.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-12.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Ambil tekstur <a href="http://vandelaypremier.com/textures/heavy-grunge-paper-textures/">kertas kotor</a> dari <a href="http://vandelaypremier.com/">Vandelay Premier</a>. Tekan Ctrl + Alt + G untuk mengubah tekstur menjadi Clipping Mask dan memasukkannya ke dalam lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-13.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<p>Ubah blend mode layer menjadi Screen dan turunkan Opacity-nya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-14.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Gandakan teks dengan menekan Ctrl + J. Ubah warnanya menjadi putih. Simpan ke atas lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-15.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<p>Tekan Ctrl + Alt + G. Teks putih ini akan masuk ke dalam lingkaran. Di bawah Anda bisa melihat susunan layer yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-16.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 8</h4>
<p>Ambil tekstur <a href="http://wegraphics.net/downloads/textures/folded-and-scratched-paper-textures-part-i/">lipatan dan goresan kertas</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a>. Ubah blend mode tekstur menjadi Screen dan turunkan Opacity-nya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-17.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 9</h4>
<p>Aktifkan tool brush. Bukan panel Brush (F5), gunakan ukuran brush 2 px dan naikkan setting Spacing hingga diperoleh garis titik-titik.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-18.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 10</h4>
<p>Buat garis titik-titik dengan warna #dddcda. Pastikan garis ini mengikuti grid.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-19.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 11</h4>
<p>Di akhir garis, tuliskan kutipan berisi pesan yang disampaikan poster.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-20.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<h4>Langkah 12: Efek Vignette</h4>
<p>Buat layer baru. Lukis hitam dengan brush lembut di keempat pojok kanvas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-21.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<p>Turunkan Opacity layer.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/poster-tipografi-grid-swiss-22.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Di bawah adalah hasil akhir tutorial yang kita peroleh. Saya harap Anda belajar beberapa hal baru tentang konsep desain ini.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/final.jpg" alt="Membuat Poster Tipografi Bergaya Desain Swiss" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Download Link</h3>
<span class="woo-sc-ilink"><a class="download" href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-poster-tipografi-swiss/whitespace.zip">Download File PSD</a></span>
<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-bertema-objek-geometris-menggunakan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Bertema Objek Geometris Menggunakan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Poster Bertema Objek Geometris Menggunakan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-pola-grunge-dengan-resource-desain/' rel='bookmark' title='Membuat Pola Grunge Dengan Resource Desain'>Membuat Pola Grunge Dengan Resource Desain</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-desain-interface-menu-bergaya-apple/' rel='bookmark' title='Membuat Desain Interface Menu Bergaya Apple'>Membuat Desain Interface Menu Bergaya Apple</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/membuat-poster-tipografi-bergaya-desain-swiss/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/menggambar-ipad-2-realistik-di-photoshop/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/menggambar-ipad-2-realistik-di-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 03:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[hongkiat]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=3972</guid>
		<description><![CDATA[Apple iPad 2 -- saya menyebutnya iPhone raksasa. Salah satu gadget paling fenomenal dari Apple. Walaupun begitu, kita harus hati-hati karena menjualnya bisa membuat Anda masuk penjara. Oleh karena itu, kita cukupkan saja dengan menggambarnya di Photoshop. Tutorial ini <a href="http://www.hongkiat.com/blog/ipad2-photoshop-tutorial/">ditulis ekslusif untuk Hongkiat</a>.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ipad-2-di-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar iPad 2 di Photoshop'>Menggambar iPad 2 di Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-ikon-apple-icloud/' rel='bookmark' title='Mendesain Ikon Apple iCloud'>Mendesain Ikon Apple iCloud</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-kentang-goreng-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Ikon Kentang Goreng dengan Photoshop'>Menggambar Ikon Kentang Goreng dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-iphone-4-realistik-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar iPhone 4 Realistik dengan Photoshop'>Menggambar iPhone 4 Realistik dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-macbook-air-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apple iPad 2 &#8212; saya menyebutnya iPhone raksasa. Salah satu gadget paling fenomenal dari  Apple. Walaupun begitu, kita harus hati-hati karena menjualnya bisa membuat Anda masuk penjara. Oleh karena itu, kita cukupkan saja dengan menggambarnya di Photoshop. Tutorial ini <a href="http://www.hongkiat.com/blog/ipad2-photoshop-tutorial/">ditulis ekslusif untuk Hongkiat</a>.</p>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Preview</h3>
<p>Berikut adalah hasil akhir yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-ipad2-smart-cover/final.jpg" alt="Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Sebagian Langkah dalam Tutorial</h3>
<p>Proses pembuatan iPad 2 dalam tutorial ini menggunakan banyak Layer Styles kemudian digabung dengan menggambar manual.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-ipad2-smart-cover/tutorial-ipad2-smart-cover-01.jpg" alt="Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-ipad2-smart-cover/tutorial-ipad2-smart-cover-02.jpg" alt="Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-ipad2-smart-cover/tutorial-ipad2-smart-cover-03.jpg" alt="Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-ipad2-smart-cover/tutorial-ipad2-smart-cover-04.jpg" alt="Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-ipad2-smart-cover/tutorial-ipad2-smart-cover-05.jpg" alt="Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-ipad2-smart-cover/tutorial-ipad2-smart-cover-06.jpg" alt="Menggambar iPad 2 Realistik di Photoshop" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Link Tutorial</h3>
<div class="shortcode-unorderedlist bullet"></p>
<ul>
<li><a href="http://www.hongkiat.com/blog/ipad2-photoshop-tutorial/">Baca Tutorial di Hongkiat</a>.</li>
</ul>
<p></div>

<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ipad-2-di-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar iPad 2 di Photoshop'>Menggambar iPad 2 di Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-ikon-apple-icloud/' rel='bookmark' title='Mendesain Ikon Apple iCloud'>Mendesain Ikon Apple iCloud</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-kentang-goreng-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Ikon Kentang Goreng dengan Photoshop'>Menggambar Ikon Kentang Goreng dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-iphone-4-realistik-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar iPhone 4 Realistik dengan Photoshop'>Menggambar iPhone 4 Realistik dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-macbook-air-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/menggambar-ipad-2-realistik-di-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 1/62 queries in 0.084 seconds using disk: basic
Object Caching 1615/1687 objects using disk: basic

Served from: www.desaindigital.com @ 2012-02-05 15:30:41 -->
