Seperti biasa inilah daftar tutorial, inspirasi desain, artikel, dan file gratisan yang saya temukan selama minggu ini. Semua link ini saya anggap bermanfaat bagi saya pribadi dan mungkin bermanfaat juga bagi Anda.
1. Tutorial
Creating a Stylish Blog Design Layout in Photoshop
Tutorial ini memperlihatkan teknik redesain situs pribadi Chris Spooner. Tutorial ini terbagi dua, mulai dari mendesain di Photoshop lalu diikuti dengan konversi ke html.
2. Inspirasi
Artikel ini berisi kumpulan 25 poster rock lama. Semuanya dibuat dengan tangan, sepertinya tidak ada campur tangan software di sini.
3. Gratisan
80+ Useful PSD Templates For Web Designers
Kumpulan resources gratis yang berguna bagi para desainer. Semua file dalam format PSD, artinya bisa dengan mudah diedit di Photoshop.
Free Icon Pack: Vector 3D Social Icons
Kita sudah melihat banyak ikon jaringan sosial. Sebetulnya set ikon gratis ini tidak terlalu istimewa, biasa saja. Kelebihannya, file ai (illustrator) juga ikut dibagikan di sini. Berguna bagi Anda yang sedang belajar desain ikon di Illustrator, tinggal buka filenya lalu amati setiap layer yang tersedia.
4. Artikel
No Designer Gets It Right the First Time
Kadang kita berfikir bahwa seorang desainer terkenal pasti bisa memuaskan klientnya. Kenyataannya tidak begitu. Bahkan Chris Spooner, yang tutorialnya ada di paling atas artikel ini, mengalaminya. Gambar di bawah adalah konsep ikon buatan Chris yang ditolak oleh kliennya. Di artikel ini, ada wawancara dengan beberapa desainer terkenal membahas desain mereka yang tertolak dan cara menghadapinya.












Saya ingin mengomentari tentang Desain ditolak. Benar sekali, meski itu karya desain gaek sekalipun kadang adakalanya suatu saat ditolak. Saya jadi ingat cerita teman saya yang karya desainnya tak terhitung saja adakalanya juga sering ditolak oleh kliennya. Ditolak oleh editor dan penerbit.
Terlepas dari itu, sebuah desain dibuat pasti ada alasannya. Dan seringkali seorang desain kadang tidak bisa menjelaskan secara detil maksud dari gambar desainnya. Ini kadang yang membuat sebuah desain ditolak. Dan yang kedua, bisa jadi karena tak cocok juga bisa. Karena antara keinginan klien dan desainer memang adakalanya berbeda.
Betul sekali. Yang lebih memahami industri klien adalah klien itu sendiri, kecuali jika kita memang mendesain untuk bidang yang kita kuasai. Misalnya, desainer web yang membuat desain situs dengan target para desainer lainnya.
Mau nanya Mas, kalau mau menghilangkan background gambar itu gimana ya? Aku pernah make GML Matting… tapi ga’ sempurna, khususnya bagian2 yang detail seperti rambut misalnya.
Sebetulnya lebih mudah menggunakan cara manual. Masuk ke mode quick mask lalu lukis satu per satu setiap helai rambut. Memang cara ini lama, tapi setahu saya para professional menggunakan cara ini.
Jangan berharap ingin hasil instant, biasakan untuk selalu bekerja dengan hati-hati dan memperhatikan detail.
“Jangan berharap ingin hasil instant, biasakan untuk selalu bekerja dengan hati-hati dan memperhatikan detail.”
Itu yang lebih susah dilakukan ya Mas?
Kalau saya pribadi sampai sekarang tidak pernah menggunakan plugin tambahan. Untuk membuat seleksi biasanya saya zoom lebih dekat hingga semua pixelnya terlihat jelas lalu di-trace sedikit demi sedikit. Pembuatan mask memang biasanya lama, minimal 30 menit. Saya pernah membuat path untuk masking hingga 4 hari karena ingin mengambil semua detail.
Berdasarkan pengalaman saya, gambar yang bagus proses pengerjaannya minimal sehari.
salam persahabatan dulu ah.. banyak nyasar ke wordpress,, cuma nyasar doang, kalu kata temen blogspot izin sedot.. mau nyedot yang poster, dari indo ada ga ya yang menjadi inspirator gitu?
Saya tidak begitu mengenal situs desain lokal. Setahu saya situs desain lokal yang bagus dan sering di-update cuma desainstudio.
masih tepap dengan link luar negeri mas..
kasihan buat yang minim englishhnya
Saya lebih banyak browsing di situs luar karena memang kebanyakan resource desain ada di sana. Bahkan orang-orang yang bukan native speaker Inggris juga menggunakan bahasa Inggris karena memang situs berbahasa Inggris lebih mudah dimonetisasi. Bahkan situs ini pun berbahasa Inggris untuk menjaring pengunjung luar.
Jika memang ada situs berbahasa Indonesia berkualitas setara dengan yang ada di atas silakan bagi informasinya di sini. Saya tidak begitu mengenal situs desain lokal.
80 resources? Gara-gara membaca Jakob Nielsen saya lupa mengunjungi situs-situs macam Noupe. Thanks Mas Jeprie.
Artikel berisi list memang sering kali membosankan.
nice resource..sepertinya utk lebih maju, sementara mmg harus berkiblat ke situs2 luar y bg..tp mudah2an situs desain dalam negeri suatu saat bisa mengejar.
Setahu saya beberapa situs desain besar juga pemiliknya bukan native speaker Inggris. Situsnya malah sengaja Inggris karena mudah dimonetisasi dan tentu saja pasarnya lebih luas.
Vitally, pemilik Smashing Magazine, dari Jerman. 1stwebdesigner, WeGraphics, dan beberapa situs desain lain juga bukan asli Inggris. Situs lokal juga banyak yang berbahasa Inggris.
Saya juga kesulitan ingin memonetisasi situs ini. Tidak ada pemasang iklan yang bagus di Indonesia.
Kelemahan situs lokal kebanyakan belum punya niche (tema) khusus dan updatenya tidak teratur. Situs luar kebanyakan temanya jelas dan selalu di-update harian.
Semoga ad perubahaan seiring akses internet yg semakin murah di Indonesia. Belum lg jmlah peminat desain yg terus tumbuh dan butuh info2 bagus sperti yg disajikan di situs ini. Lagian tidak ada ruginya bg, ilmu yg dibagikan di blog akan terus mengalir dan menjadi investasi penting di kemudian hari, jauh lebih penting dari pada iklan. keep update bg..
Memang betul kalau kita melihat dari sisi sana (manfaat ilmu). Yang kurang disadari pengunjung, menghasilkan posting berkualitas (apalagi tutorial) butuh waktu dan riset yang cukup panjang.
Situs ini bagi saya jadi lahan eksperimen pribadi, mencoba projek-projek yang belum dikuasai. Tutorial-tutorial terbaik saya hanya untuk situs-situs besar semacam Psdtuts+ karena memang sumber penghasilan saya dari sana.
Mungkin kalau situs ini bisa menghasilkan secara finansial, saya bisa menulis tutorial-tutorial yang kelas berat di sini.
Tentu saja situs ini akan terus di-update. Kualitas akan tetap nomor satu, masalah monetisasi situs akan jadi projek jangka panjang.
menarik juga update postingnya dengan link mingguan, yang belum tahu terhadap situs/link tsb bisa lebih mngetahui
Selain untuk memberikan informasi baru, cara ini jauh lebih baik daripada copy paste artikel dari situs lain. Kedua situs sama-sama diuntungkan, baik situs ini maupun situs yang masuk daftar.
pengen rasanya ngoprek2 kode html.. tapi apa daya waktu dan kapasitas ilmu yang belum mumpuni jadi penghambat.. bisa minta ajarin saya mas.?? hhe
Saya juga masih belajar. Resource bagus belajar html ada di http://net.tutsplus.com, terutama dari Jeffrey Way. Saya belajar dari sana.
Baca juga artikel tentang belajar otodidak di sini, mungkin membantu.