<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DesainDigital &#187; Efek Foto</title>
	<atom:link href="http://www.desaindigital.com/category/tutorial/efek-foto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.desaindigital.com</link>
	<description>Tutorial Photoshop, Info Desain, Inspirasi Desain</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 00:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/membuat-gambar-abstrak-dinamis-dengan-ilustrasi-dan-garis-geometris/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/membuat-gambar-abstrak-dinamis-dengan-ilustrasi-dan-garis-geometris/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 06:26:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Efek Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=1072</guid>
		<description><![CDATA[Untuk tutorial kali ini saya akan memperlihatkan cara mendesain gambar abstrak menggunakan efek cahaya dan garis-garis geometris.

<h3>Related posts:</h3><ul><li><a href='http://www.desaindigital.com/gambar-abstrak-wajah-wanita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gambar Abstrak Wajah Wanita'>Gambar Abstrak Wajah Wanita</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-latar-abstrak-dengan-warna-pelangi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Latar Abstrak dengan Warna Pelangi'>Membuat Latar Abstrak dengan Warna Pelangi</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-gambar-preview-blog-lebih-menarik-dengan-actions/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Gambar Preview Blog Lebih Menarik dengan Actions'>Membuat Gambar Preview Blog Lebih Menarik dengan Actions</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-cover-cd-u2-no-line-on-the-horizon-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Cover CD U2-No Line on The Horizon Dengan Photoshop'>Membuat Cover CD U2-No Line on The Horizon Dengan Photoshop</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah cukup lama saya tidak membuat tutorial manipulasi foto, akhir-akhir ini sibuk terus dengan desain objek. Untuk tutorial kali ini saya akan memperlihatkan cara mendesain gambar abstrak menggunakan efek cahaya dan garis-garis geometris. Tutorial ini akan menggabungkan beberapa skill, mulai dari manipulasi foto, melukis manual dengan wacom tablet, melukis awan, dan membuat garis-garis geometris dengan Illustrator. Terdengar hebat? <em>Yeah</em>, inilah ciri khas DesainDigital. Kita tidak pernah puas dengan tutorial sederhana.<span id="more-1072"></span></p>
<h3>Preview</h3>
<p style="text-align: left;">Klik gambar untuk melihatnya di resolusi tinggi.<br />
<a href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/final-large.jpg"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/final.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="381" /></a></p>
<h3>Detail Tutorial:</h3>
<ul>
<li>Program yang digunakan: Photoshop dan Illustrator</li>
<li>Lama Pengerjaan: 1 jam</li>
<li>Tingkat Kesulitan: Menengah</li>
</ul>
<h3>Source Dibutuhkan</h3>
<p>Untuk tutorial ini, Anda membutuhkan source berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://jaffar-style.deviantart.com/art/BReak-dance-image-sTOCK-S-HQ-156790933">Dancer</a> dari <a href="http://jaffar-style.deviantart.com/">jaffar-style</a>.</li>
<li><a href="http://photodream-stock.deviantart.com/art/Balloon-photodreamstock-83463516">Balon Udara</a> dari <a href="http://photodream-stock.deviantart.com/">Photodream-stock</a>.</li>
<li><a href="http://ryoku15.deviantart.com/art/Brush-Set-Clouds-v1-24237782">Brush awan</a> dari <a href="http://ryoku15.deviantart.com/">Ryoku15</a>.</li>
<li><a href="http://zigabooooo.deviantart.com/art/Debris-Brush-Set-104719100">Brush Debris</a> dari <a href="http://zigabooooo.deviantart.com/">zigabooooo</a>.</li>
<li><a href="http://princess-of-shadows.deviantart.com/art/vintage-grunge-textures-79040200">Tekstur Grunge</a> dari <a href="http://princess-of-shadows.deviantart.com/">Princess-of-Shadows</a>.</li>
<li><a href="http://www.1stwebdesigner.com/freebies/free-photoshop-brush-set-lines-shapes-tutorial/">50 Line Brushes</a> dari <a href="http://1stwebdesigner.com">1stwebdesigner</a>. (Jika tidak memiliki Illustrator)</li>
</ul>
<h3>Langkah 1: Mengambil Model</h3>
<p>Ambil gambar <a href="http://jaffar-style.deviantart.com/art/BReak-dance-image-sTOCK-S-HQ-156790933">dancer</a> dari deviantart. Kita perlu mengambil model dari latarnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-01.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="400" height="600" /></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Untuk menyeleksi model seperti ini, cara terbaik adalah menggunakan path. Lupakan tool marquee, lasso, apalagi tool seleksi otomatis. Buka panel Paths, klik ikon New Path untuk membuat path baru. Dengan tool pen klik sedikit demi sedikit untuk membuat path mengelilingi model. Untuk menghasilkan seleksi yang rapi, pastikan untuk membuat path di dalam model tidak di luarnya. Dengan cara ini, tidak akan ada latar yang secara tidak sengaja terambil.</p>
<p>Proses seleksi seperti ini, menggunakan Path memakan waktu cukup lama. Sayangnya, banyak pemula yang menganggap remeh teknik ini dan lebih suka mengambil cara pintas. Padahal, berdasarkan pengalaman saya, ini adalah cara yang digunakan para professional. Hasil terbaik diperoleh dengan cara manual!</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-02.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="242" height="195" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-03.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="329" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-04.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="371" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-05.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="276" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-06.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="400" height="474" /></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Ubah path menjadi seleksi dengan menekan Ctrl + Enter. Tekan Ctrl + C. Buat file baru dengan ukuran A4. Tekan Ctrl + V. Posisikan model di tengah-tengah kanvas.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-07.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="394" height="591" /></p>
<h3>Langkah 4: Mempersiapkan Latar</h3>
<p>Ambil <a href="http://princess-of-shadows.deviantart.com/art/vintage-grunge-textures-79040200">tekstur grunge</a>. Simpan di belakang model. Turunkan opacity-nya ke 70%.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-08.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="394" height="591" /></p>
<h3>Langkah 5</h3>
<p>Buat layer baru di belakang model dan isi dengan gradasi dari putih ke hitam. Atur posisi tengah gradasi hingga sesuai dengan arah cahaya pada model.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-09.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="394" height="591" /></p>
<h3>Langkah 6</h3>
<p>Saya menganggap tekstur grunge masih terlalu berlebihan. Tambahkan layer mask pada tekstur lalu isi dengan gradasi hitam ke putih. Ini akan menghilangkan sebagian tekstur.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-10.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="243" height="272" /></p>
<h3 style="text-align: center;"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-11.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="394" height="591" /></h3>
<h3>Langkah 7: Menggambar Illustrasi</h3>
<p>Jika Anda menggunakan wacom stylus, buka panel Brushes (F5) dan aktifkan Pen Pressure di Shape Dynamics. Ini akan membuat ukuran brush berubah secara otomatis mengikuti tekanan pen. Fitur ini sangat membantu ketika menggambar karena Anda tidak perlu mengganti ukuran brush secara manual. Jika Anda menggunakan mouse, ingat bahwa shortcut [ dan ] akan menurunkan dan menaikkan ukuran brush. Gunakan Shift + [ dan Shift + ] untuk mengubah dengan lebih cepat.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-12.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="377" height="447" /></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Turunkan opacity gambar model dan buat layer baru. Lukis secara manual tangan si model. Untuk memberi kesan kedalaman, kita bisa menebalkan sebagian garis di sisi tertentu agar terlihat kontras.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-13.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="637" /></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Aktifkan tool colorpicker, berbentuk seperti pipet. Kembalikan opacity model ke 100%. Klik warna pada model untuk memilihnya. Buat layer baru, simpan di bawah ilustrasi lalu mulailah menggambar dengan tool brush untuk menambahkan warna..</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-14.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="1008" /></p>
<h3>Langkah 10</h3>
<p>Dengan tool burn dan dodge tambahkan kedalaman pada warna.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-15.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="634" /></p>
<h3>Langkah 11</h3>
<p>Lakukan proses yang sama pada sepatu dan sebagian celananya..</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-16.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="890" /></p>
<h3>Langkah 12: Menggabungkan Illustrasi dan Foto</h3>
<p>Pindahkan layer model ke atas illustrasi. Tambahkan layer mask pada model. Lukis hitam di atas tubuh model yang menumpuk dengan illustrasi. Dalam proses ini gunakan brush lembut (hardness: 0%, opacity: 20%) hingga muncul transisi halus dari foto ke illustrasi.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-17.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="426" /></p>
<h3>Langkah 13</h3>
<p>Ulangi proses ini pada bagian tangan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-18.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="294" /></p>
<h3>Langkah 14: Menambahkan Pecahan</h3>
<p>Ambil warna di tangan dengan colorpicker. Buat layer baru, ambil <a href="http://zigabooooo.deviantart.com/art/Debris-Brush-Set-104719100">brush debris</a> dan lukis pecahan-pecahan acak.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-19.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="453" height="758" /></p>
<h3>Langkah 15</h3>
<p>Penggunaan brush custom kadang menghasilkan pola. Untuk menghindarinya, kita bisa mengubah bentuk brush dengan klik dan geser preview brush di panel Brushes. Ulangi membuat pecahan-pecahan pada bagian gambar yang lain.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-20.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="377" height="448" /></p>
<h3 style="text-align: center;"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-21.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="470" height="1130" /></h3>
<h3>Langkah 16: Menggambar Awan</h3>
<p>Ambil <a href="http://ryoku15.deviantart.com/art/Brush-Set-Clouds-v1-24237782">brush awan</a>. Buat beberapa awan di sekitar model.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-22.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="381" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-23.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="331" /></p>
<h3>Langkah 17</h3>
<p>Agar terlihat realistis, buat juga beberapa awan di belakang model.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-24.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="1008" /></p>
<h3>Langkah 18: Memberi Efek Cahaya</h3>
<p>Buat layer baru dan isi dengan hitam. Klik Filter &gt; Render &gt; Lens Flare. Jangan gunakan brightness yang terlalu besar.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-25.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="323" height="453" /></p>
<h3>Langkah 19</h3>
<p>Ubah blending mode layer ke Screen. Ini akan menghilangkan pixel-pixel gelap dan menyisakan efek cahaya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-26.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="1040" /></p>
<h3>Langkah 20</h3>
<p>Ulangi proses ini. Buat setiap cahaya di layer terpisah, dengan cara ini kita bisa mengaturnya dengan mudah.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-27.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="528" /></p>
<h3>Langkah 21</h3>
<p>Turunkan opacity setiap kilauan cahaya agar tidak terlalu mencolok. Sedikit tips, lens flare yang terlalu kelihatan memberi kesan amatir.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-28.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="488" /></p>
<h3>Langkah 22: Membuat Garis di Illustrator</h3>
<p>Kita beralih ke Illustrator untuk membuat garis-garis. Jika Anda tidak memiliki Illustrator silakan ambil file brush yang saya buat untuk <a href="http://1stwebdesigner.com">1stwebdesigner</a> di <a href="http://www.1stwebdesigner.com/freebies/free-photoshop-brush-set-lines-shapes-tutorial/">sini</a> lalu langsung maju ke langkah 27.</p>
<p>Buat file baru. Ambil gambar dancer dan simpan ke atas kanvas. Pilih gambar dancer dan klik Object &gt; Lock &gt; Selection.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-29.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="400" height="565" /></p>
<h3>Langkah 23</h3>
<p>Dengan tool pen buat dua garis seperti di bawah.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-30.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="428" height="568" /></p>
<h3>Langkah 24</h3>
<p>Klik Object &gt; Blend &gt; Blend Options. Aktifkan Spesified Steps: 15.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-31.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="382" height="138" /></p>
<h3>Langkah 25</h3>
<p>Seleksi kedua garis dan klik Object &gt; Blend &gt; Make. Pilih garis-garis yang baru kita buat, tekan Ctrl + C.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-32.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="428" height="569" /></p>
<h3>Langkah 26</h3>
<p>Kembali ke Photoshop. Tekan Ctrl + V. Pilih Smart Object untuk mempertahankan format garis dalam vektor. Dalam format vektor garis akan tetap terlihat tajam.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-33.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="226" height="151" /></p>
<h3 style="text-align: center;"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-34.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="498" height="595" /></h3>
<h3>Langkah 27</h3>
<p>Turunkan opacity garis ke 20%.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-35.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="574" /></p>
<h3>Langkah 28</h3>
<p>Beri layer mask pada garis dan lukis ujung-ujung garis dengan hitam hingga secara gradual menyatu dengan latar. Lukis juga sebagian garis-garis yang ada di depan kaki dan tangan atur sehingga garis terlihat seperti mengelilingi model.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-36.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="406" height="494" /></p>
<h3>Langkah 29</h3>
<p>Kembali ke Illustrator. Buat elips besar lalu elips kecil di dalamnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-37.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="487" height="340" /></p>
<h3>Langkah 30</h3>
<p>Seleksi kedua elips dan klik Oject &gt; Blend &gt; Make. Seleksi garis dan tekan Ctrl + C.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-38.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="467" height="269" /></p>
<h3>Langkah 31</h3>
<p>Paste (Ctrl + V) garis di Photoshop.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-39.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="489" height="291" /></p>
<h3>Langkah 32</h3>
<p>Turunkan opacity layer ke 10%.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-40.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="486" height="299" /></p>
<h3>Langkah 33</h3>
<p>Di Ilustrator buat dua lingkaran, kecil dan besar. Seleksi keduanya dan klik Object &gt; Blend &gt; Make. Copy lalu paste ke Photoshop.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-41.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="394" height="591" /></p>
<h3>Langkah 34</h3>
<p>Tambahkan layer mask dan beri gradasi linear hitam ke putih untuk menyembunyikan bagian bawah garis.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-42.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="394" height="591" /></p>
<h3>Langkah 35</h3>
<p>Kita turunkan lagi opacity layer ke 15%.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-43.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="394" height="440" /></p>
<h3>Langkah 36: Membuat Garis Cahaya</h3>
<p>Buat layer baru. Buat seleksi persegi dengan tool marquee. Isi dengan gradasi putih ke transparan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-44.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="395" height="355" /></p>
<h3>Langkah 37</h3>
<p>Tekan Ctrl + T lalu putar garis.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-45.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="439" /></p>
<h3>Langkah 38</h3>
<p>Turunkan opacity ke 20%.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-46.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="451" /></p>
<h3>Langkah 39</h3>
<p>Sambil menahan Alt geser garis untuk menduplikasinya. Gabungkan semua layer garis dengan memilihnya lalu tekan Ctrl + E. Turunkan opacity layer ke 40%.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-47.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="511" /></p>
<h3>Langkah 40</h3>
<p>Tekan Ctrl + J untuk menggandakan layer garis. Tekan Ctrl + T, klik kanan dan pilih Flip Horizontal.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-48.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="461" /></p>
<h3>Langkah 41: Menambah Balon Udara</h3>
<p>Ambil gambar <a href="http://photodream-stock.deviantart.com/art/Balloon-photodreamstock-83463516">balon udara</a>. Melihat dari latarnya yang biru seragam kita bisa menggunakan tool Quick Select. Klik dan geser langit untuk memilihnya. Ternyata seperti Anda lihat di bawah, walaupun latarnya biru semua, tool Quick Select tidak mampu membuat seleksi secara sempurna.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-49.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="726" /></p>
<h3>Langkah 42</h3>
<p>Kita akan memperbaiki seleksi ini di mode Quick Mask. Tekan Q untuk memasuki mode Quick Mask. Lukis daerah yang tidak sengaja terpilih dengan hitam. Tekan Q untuk kembali lagi ke mode Normal. Karena saat ini yang terpilih adalah langit, bukan balon, maka tekan Ctrl + Shift + I untuk membalik seleksi.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-50.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="377" /></p>
<h3>Langkah 43</h3>
<p>Simpan balon ke atas gambar. Saya menyimpannya di sisi kanan untuk menyeimbangkan komposisi gambar.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-51.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="444" height="286" /></p>
<h3>Langkah 44</h3>
<p>Gambar balon terlalu kontras, tidak cocok dengan sekitarnya. Di panel layers, klik ikon Add Adjustment Layer dan pilih Hue/Saturation. Turunkan nilai Saturation dan naikkan Lightness untuk mengurangi warna balon. Klik tombol Clipping Mask agar adjustment layer hanya mempengaruhi balon.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-52.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="494" height="445" /></p>
<h3>Langkah 45</h3>
<p>Gambar awan di depan dan belakang balon udara.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-53.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="496" height="242" /></p>
<h3>Langkah 46</h3>
<p>Sebagai langkah akhir, ambil tool crop dan buat kotak hingga diperoleh komposisi gambar yang bagus. Tekan Ctrl + Enter untuk mulai memotong.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/tutorial-photoshop-gambar-abstrak-dinamis-54.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="398" height="591" /></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Inilah hasil akhirnya. Klik gambar untuk melihatnya dalam resolusi tinggi. Seperti Anda lihat di sini, kita menggunakan banyak efek cahaya tapi dengan opacity rendah. Gabungan dari setiap efek-efek inilah yang membuatnya menarik. Jangan tergoda untuk menggunakan efek cahaya yang sangat jelas terlihat, sering kali ini malah memberi kesan amatir, kecuali Anda <a href="http://nopattern.com">Chuck Anderson</a>. :)</p>
<p>Semoga Anda menyukai hasil akhir tutorial ini, jangan sungkan untuk bertanya atau sekedar menyapa melalui kolom komentar di bawah.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/final-large.jpg"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2010/06/Tutorial-Gambar-Abstrak-Dinamis/final.jpg" alt="Membuat Gambar Abstrak Dinamis dengan Ilustrasi dan Garis Geometris" width="500" height="381" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://dl.dropbox.com/u/7116487/desaindigital/tutorial/tutorial-dynamic-movement.zip"><img class="aligncenter" src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/general/download.png" alt="download file psd" width="500" height="38" /></a></p>


<h3>Related posts:</h3><ul><li><a href='http://www.desaindigital.com/gambar-abstrak-wajah-wanita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gambar Abstrak Wajah Wanita'>Gambar Abstrak Wajah Wanita</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-latar-abstrak-dengan-warna-pelangi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Latar Abstrak dengan Warna Pelangi'>Membuat Latar Abstrak dengan Warna Pelangi</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-gambar-preview-blog-lebih-menarik-dengan-actions/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Gambar Preview Blog Lebih Menarik dengan Actions'>Membuat Gambar Preview Blog Lebih Menarik dengan Actions</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-cover-cd-u2-no-line-on-the-horizon-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Cover CD U2-No Line on The Horizon Dengan Photoshop'>Membuat Cover CD U2-No Line on The Horizon Dengan Photoshop</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/membuat-gambar-abstrak-dinamis-dengan-ilustrasi-dan-garis-geometris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.629 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-07-30 01:53:30 -->
