<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DesainDigital &#187; Desain dan Ilustrasi</title>
	<atom:link href="http://www.desaindigital.com/category/tutorial/desain-dan-ilustrasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.desaindigital.com</link>
	<description>Tutorial Photoshop, Info Desain, Inspirasi Desain</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 01:22:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 11:06:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4141</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini, kita akan melanjutkan tutorial pembuatan logo retro di Photoshop. Di bagian pertama kita telah membuat <em>wireframe</em> logo di Illustrator. Di bagian ini, kita akan memolesnya dengan kombinasi Layer Style di Photoshop.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-logo-situs-bergaya-vintage-dari-kain/' rel='bookmark' title='Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain'>Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/' rel='bookmark' title='Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD'>Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini, kita akan melanjutkan tutorial pembuatan logo retro di Photoshop. Di <a href="http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/">bagian pertama</a> kita telah membuat <em>wireframe</em> logo di Illustrator. Di bagian ini, kita akan memolesnya dengan kombinasi Layer Style di Photoshop.<div class="woo-sc-hr"></div></p>
<h3>Preview</h3>
<p>Di bawah adalah hasil akhir yang akan kita peroleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/final.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="297" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Detail Tutorial</h3>
<ul>
<li>Tingkat Kesulitan: Pemula, Menengah</li>
<li>Software yang Digunakan: Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator</li>
<li>Teknik yang Dipelajari: Pembuatan pola pixel, Penggunaan Layer Style, Type on A Path</li>
<li>Lama Pengerjaan: 30 menit</li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Resource yang Dibutuhkan</h3>
<p>Untuk mengikuti tutorial ini, silakan ambil terlebih dahulu resource berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://lostandtaken.com/blog/2010/4/10/10-experimental-noise-textures.html">10 Experimental Noise Texture</a> dari <a href="http://lostandtaken.com/">Lost And Taken</a></li>
<li><a href="http://psdfreemium.com/26-repeatable-pixel-patterns/">26 Repeatable Pixel Pattern</a> dari <a href="http://psdfreemium.com/">PSDfreemium</a></li>
<li><a href="http://www.dafont.com/slab-tall-x.font">Slab Tall X</a> dari <a href="http://www.dafont.com/manfred-klein.d302">Manfred Klein</a></li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Tutorial</h3>
<h4>Langkah 1: Mempersiapkan Kanvas</h4>
<p>Mulai dengan membuat file baru berukuran 600 x 500 pixel.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-001.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="524" height="384" /></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Klik ikon Add Adjustment Layer dan pilih Solid Color. Pilih warna #f3e6db.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-002.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="346" height="357" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-003.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="548" height="367" /></div>
<h4>Langkah 3: Membuat Pola</h4>
<p>Buat file baru dengan ukuran 6 x 6 pixel.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-004.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="524" height="384" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Aktifkan tool kaca pembesar lalu klik kanvas beberapa kali hingga mencapai perbesaran maksimal.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-005.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="344" height="339" /></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Dengan tool marquee persegi, buat tiga buah kotak berukuran 2 x 2 px. Buat layer baru lalu isinya ketiganya dengan hitam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-006.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="365" height="254" /></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Sembunyikan latar. Klik Edit &gt; Define Pattern untuk menyimpannya sebagai pola.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-007.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="553" height="369" /></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Kita kembali lagi ke file logo retro. Klik ganda layer dan aktifkan Layer Style Pattern Overlay. Pilih pola yang tadi kita buat. Turunkan Opacity pola hingga hanya 3%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-008.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="464" /></div>
<p>Di bawah adalah tampilan latar dengan pola pixel.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-009.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 8</h4>
<p>Ambil tekstur noise dan simpan di atas kanvas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-010.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 9</h4>
<p>Ubah blend mode tekstur menjadi Overlay dan turunkan Opacity layer.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-011.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 10: Import Vektor</h4>
<p>Buka kembali <a href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/logo-retro.ai">file logo</a> yang telah kita buat di <a href="http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/">tutorial sebelumnya</a>. Seleksi teks di dalam logo, klik dan pilih Create Outline untuk mengubahnya menjadi shape biasa. Ini perlu kita lakukan karena kita tidak bisa mengimport teks dari Illustrator ke dalam Photoshop.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-012.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="437" height="364" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-013.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="325" height="291" /></div>
<p>Seleksi logo lalu simpan ke <em>Clipboard </em>dengan menekan Ctrl + A lalu Ctrl + C.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-014.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="328" height="333" /></div>
<h4>Langkah 11</h4>
<p>Kembali ke Photoshop. Paste path (Ctrl + V) dan pilih Path untuk tipe Paste di kotak dialog yang muncul. Dengan cara ini, hasil import tetap berupa path vektor tanpa ada penurunan kualitas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-015.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="227" height="152" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-016.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="567" height="470" /></div>
<h4>Langkah 12</h4>
<p>Pisahkan vektor elemen-elemen logo ke dalam beberapa path terpisah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-017.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="558" height="480" /></div>
<h4>Langkah 13</h4>
<p>Berikut adalah hasil pemisahan vektor. Dalam tutorial ini, saya akan merujuk pada nama path yang digunakan dalam tampilan path di bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-018.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-019.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-020.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-021.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-022.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-023.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-024.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-025.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-026.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-027.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="545" height="463" /></div>
<h4>Langkah 14: Mulai Membuat Logo</h4>
<p>Aktifkan path outer base lalu klik ikon Add Adjustment Layer dan pilih Solid Color. Pilih warna biru muda.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-028.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="452" height="401" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-029.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="427" height="338" /></div>
<h4>Langkah 15</h4>
<p>Klik ganda layer. Aktifkan Drop Shadow untuk memberinya bayangan lembut di belakang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-030.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Outer Glow untuk memperkuat definisi sisi terluar lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-031.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Gradient Overlay untuk memberi tampilan <em>glossy</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-032.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri sedikit pola dari PSDfreemium dengan Pattern Overlay.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-033.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Terakhir, beri Stroke 1 px dengan warna sedikit lebih gelap daripada warna shape.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-034.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 16</h4>
<p>Aktifkan kembali path <em>outer base</em>. Hapus lingkaran terluar. Tambahkan lagi Adjustment Layer Solid Color, kali ini warnanya sedikit lebih terang #6ee8f9.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-035.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="402" height="396" /></div>
<p>Tambahkan Outer Glow untuk menegaskan jarak antara lingkaran ini dengan lingkaran sebelumnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-036.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri Gradfient Overlay untuk kesan <em>glossy</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-037.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri pola pixel dari PSDfreemium dengan Pattern Overlay. Pastikan pola ini sangat lembut dengan Opacity sangat rendah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-038.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Terakhir, beri Stroke 1 px dengan warna sedikit lebih gelap daripada warna shape. Stroke ini akan kembali mempertegas pemisah antara lingkaran ini dengan lingkaran yang lebih besar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-039.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 17: Dasar Logo</h4>
<p>Aktifkan path <em>main base</em>. Buat Adjustment Layer Solid Color dengan warna #abedf7.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-040.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="414" height="340" /></div>
<p>Tambahkan Bevel and Emboss untuk memberi efek 3 dimensi.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-041.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Gradient Overlay untuk memberi kesan <em>glossy</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-042.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri juga Pattern Overlay dengan pola dari PSDfreemium.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-043.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Terakhir beri Stroke untuk memperjelas sisi luarnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-044.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 18: Lingkaran Utama</h4>
<p>Aktifkan path <em>inner base</em>. Buat Adjustment Layer Solid Color dengan warna: #b0f6b9.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-045.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="389" height="335" /></div>
<p>Beri Inner Shadow agar didapat kesan menjorok ke dalam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-046.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Beri Inner Glow untuk membuat sisi dalam lingkaran semakin terang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-047.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Gradient Overlay dengan tipe radial untuk memberi kesan bentuk cembung.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-048.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Pattern Overlay. Gunakan lagi pola pixel dari PSDfreemium.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-049.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Akhirnya, beri Stroke 1 px. Gunakan warna yang sedikit lebih gelap untuk memperkuat tampilan sisi lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-050.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 19: Lubang Setengah Lingkaran</h4>
<p>Aktifkan path <em>setengah lingkaran</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color warna hitam. Turunkan Fill hingga 9%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-051.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="391" height="380" /></div>
<p>Tambahkan Inner Shadow. Layer Style ini akan memberi bayangan di dalam shape dan menghasilkan kesan area yang menjorok ke dalam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-052.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Shadow membuat lubang terlalu gelap dan sulit dilihat. Untuk memperbaikinya, tambahkan Outer Glow.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-053.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tambahkan Bevel and Emboss dengan Direction Down untuk memperkuat kesan tampilan lubang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-054.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Akhirnya, tambahkan Stroke. Untuk warnanya, pilih hijau gelap.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-055.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 20: 100 Persen</h4>
<p>Aktifkan path <em>100</em>. buat Adjustment Layer Solid Color baru dengan warna biru.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-056.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="365" height="361" /></div>
<p>Kita ingin mengubahnya menjadi 3 dimensi. Pertama, kita buruh Drop Shadow untuk mengangkat karakter dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-057.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Berikutnya adalah menambahkan Outer Glow untuk membuat sisi luarnya lebih terang dan terlihat beda dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-058.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow akan membuat sisi dalam teks semakin terang dan memberi kesan tinggi, lebih dekat dengan sumber cahaya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-059.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Tentu saja, kita tidak boleh melewatkan Gradient Overlay. Tambahan gradasi warna membuat teks terlihat alami dan nyata.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-060.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow dan Outer Glow yang tadi kita tambahkan membuat sisi luar teks terlihat menyatu dengan latar. Sedikit Stroke akan memperkuat tampilan bagian ini.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-061.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Aktifkan path <em>bintang</em>. Buat Adjustment Layer Solid Color. Anda bisa menggunakan warna apa pun. Turunkan Fill layer hingga 0%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-062.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="316" height="357" /></div>
<p>Tambahkan Inner Shadow untuk memberi kesan bentuk lubang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-063.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Seperti biasa, kita butuh Gradient Overlay untuk membuat warnanya terlihat alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-064.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Sedikit Stroke penting untuk memperkuat tampilan sisi luar shape.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-065.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 22</h4>
<p>Aktifkan path <em>persen</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color dengan warna #14609c.
</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-066.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="320" height="357" /></div>
<p>Tambahkan Inner Shadow untuk memberi kesan lubang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-067.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 23: Jahitan</h4>
<p>Aktifkan path <em>jahitan</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color dengan warna #b2ecf4.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-068.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="328" height="367" /></div>
<p>Tambahkan Drop Shadow untuk memberi bayangan dan mengangkat shape dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-069.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Bevel and Emboss akan memperkuat kesan timbul.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-070.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 24: Pita</h4>
<p>Aktifkan path <em>pita</em>. Hapus semua sub path kecuali bagian depannya. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color dengan warna orange.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-071.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="343" height="382" /></div>
<p>Gradient Overlay penting untuk memberi tampilan warna yang alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-072.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow akan memnggelapkan sisi terluar pita dan membuat efek 3 dimensi.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-073.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 25</h4>
<p>Aktifkan lagi path pita. Hapus semua sub path kecuali bagian belakang pita. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color. Pilih warna orange yang lebih gelap. Kita perlu membuatnya lebih gelap dari pita di Langkah 24 karena posisinya lebih jauh di belakang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-074.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="382" height="367" /></div>
<p>Seperti biasa, Gradient Overlay mutlak diperlukan untuk memberi warna yang alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-075.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Inner Glow untuk menggelapkan sisi terluar pita dan membuatnya terlihat lebih nyata.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-076.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 26</h4>
<p>Aktifkan lagi path <em>pita</em>. Kali ini, perhatikan hanya segitiga kecil di antara kedua bagian pita. Buat Adjustment Layer Solid Color yang lebih gelap. Beri Layer Style yang sama dengan bagian belakang pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-077.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="335" height="404" /></div>
<h4>Langkah 27: Bayangan Pita</h4>
<p>Kita akan menambahkan bayangan pada bagian belakang pita. Ctrl-klik bagian belakang pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-078.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="356" height="201" /></div>
<p>Buat layer baru di antara bagian depan dan bagian belakang pita. menggunakan tool Brush lembut, lukis bayangan bagian depan pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-079.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="376" height="378" /></div>
<p>Ulangi hal yang sama pada sisi yang lain.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-080.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="356" height="123" /></div>
<h4>Langkah 28</h4>
<p>Ctrl-klik bagian depan pita. Buat layer baru. Geser seleksi beberapa pixel ke bawah lalu isi dengan hitam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-081.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="388" height="498" /></div>
<p>Haluskan bayangan dengan filter Gaussian Blur.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-082.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="552" height="360" /></div>
<h4>Langkah 29</h4>
<p>Ctrl-klik lingkaran utama. Klik ikon Add Layer Mask. Bayangan pita akan berada di dalam lingkaran. Turunkan Opacity layer agar bayangan terlihat lembut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-083.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="596" height="356" /></div>
<h4>Langkah 30: Teks Pita</h4>
<p>Aktifkan path <em>desaindigital</em>. Tambahkan Adjustment Layer Solid Color.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-084.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="384" height="370" /></div>
<p>Kita akan mengubah teks ini menjadi 3 dimensi. Tambahkan Drop Shadow untuk mengangkatnya dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-085.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Outer Glow untuk menggelapkan sisi luar teks dan memisahkannya dari latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-086.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Gradient Overlay agar terlihat alami.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-087.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<p>Stroke untuk mempertegas kontras teks dengan latar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-088.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="397" /></div>
<h4>Langkah 31: Bayangan Logo</h4>
<p>Ctrl-klik path logo.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-089.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="466" height="399" /></div>
<p>Geser seleksi beberapa pixel ke bawah. Buat layer baru dan simpan di bawah logo. Isi seleksi dengan hitam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-090.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="393" height="375" /></div>
<p>Haluskan bayangan dengan filter Gaussian Blur.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-091.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="367" height="380" /></div>
<h4>Langkah 32: Mengembalikan Format Teks</h4>
<p>Saat ini, teks dalam logo sudah dalam format shape. Artinya kita sudah tidak bisa lagi mengeditnya. Untuk mempermudah, kita akan mengembalikannya ke format teks. </p>
<p>Kembali ke Illustrator, lalu periksa setting setiap teks. Teks <em>100</em> dibuat dengan jenis font SlabbTallX dengan ukuran 104 pt.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-092.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="507" height="318" /></div>
<h4>Langkah 33</h4>
<p>Kembali ke Photoshop. buat kembali teks <em>100</em> dengan format yang sama. Gunakan juga warna yang sama.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-093.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="484" height="384" /></div>
<h4>Langkah 34</h4>
<p>Duplikasi Layer Style dari teks <em>100</em> asli ke <em>100</em> baru dengan cara klik kanan dan pilih Copy Layer Style pada 100 asli dan Paste layer Style pada <em>100</em> baru.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-094.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="560" height="490" /></div>
<p>Anda bisa melihat bahwa keduanya identik. Bedanya, teks 100 baru adalah benar-benar teks yang bisa diedit.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-095.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="458" height="360" /></div>
<h4>Langkah 35</h4>
<p>Ulangi proses yang sama pada kata <em>PERCENT</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-096.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="507" height="318" /></div>
<h4>Langkah 36: Membuat Teks pada Pita</h4>
<p>Untuk membuat teks yang mengikuti bentuk pita, kita menggunakan fitur Type on A Path. Caranya dengan menduplikasi terlebih dahulu bagian depan pita lalu menghapus sisi yang tidak dibutuhkan. Aktifkan tool Type lalu klik tepat pada path.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-097.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="480" height="429" /></div>
<h4>Langkah 37</h4>
<p>Dari Illustrator, kita bisa memperoleh setting teks.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-098.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="507" height="318" /></div>
<h4>Langkah 38</h4>
<p>Bergantung pada proses pembuatan teks, posisi teks bisa jadi akan terbalik. Untuk memperbaiki ini mudah saja. Aktifkan teks, tahan Ctrl lalu klik dan geser untuk mengubah orientasinya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-099.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="305" height="405" /></div>
<h4>Langkah 39</h4>
<p>Atur posisi teks hingga tepat berada di tengah pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-100.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="390" height="378" /></div>
<h4>Langkah 40</h4>
<p>Samakan warna teks lalu beri Layer Style yang sama.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/mendesain-logo-retro-psd-ai-101.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="407" height="336" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Setelah mengubah teks ke format teks sebenarnya, kita dapat dengan mudah mengedit isi logo. Anda bisa melihatnya di bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/final.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="600" height="297" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Download Link</h3>
<span class="woo-sc-ilink"><a class="download" href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag2/logo-retro.zip">Download File PSD</a></span>
<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-logo-situs-bergaya-vintage-dari-kain/' rel='bookmark' title='Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain'>Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-tipografi-custom-loops-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator'>Membuat Tipografi Custom &#8220;Loops&#8221; dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/' rel='bookmark' title='Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD'>Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2011 00:03:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[desain dan illustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[illustrator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4137</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tutorial ini, saya akan memperlihatkan proses pembuatan sebuah logo bergaya retro namun memiliki kesan modern melalui penambahan pencahayaan dan pola-pola lembut. Kita menggunakan Photoshop dan Illustrator dalam proses ini. Di bagian pertama ini, saya akan menunjukkan teknik dasar manipulasi objek sederhana di Illustrator.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-karakter-spongebob-dengan-illustrator/' rel='bookmark' title='Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator'>Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/' rel='bookmark' title='Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD'>Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-logo-situs-bergaya-vintage-dari-kain/' rel='bookmark' title='Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain'>Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tutorial ini, saya akan memperlihatkan proses pembuatan sebuah logo bergaya retro namun memiliki kesan modern melalui penambahan pencahayaan dan pola-pola lembut. Kita menggunakan Photoshop dan Illustrator dalam proses ini. Di bagian pertama ini, saya akan menunjukkan teknik dasar manipulasi objek sederhana di Illustrator.<div class="woo-sc-hr"></div></p>
<h3>Preview</h3>
<p>Di bawah adalah hasil akhir yang akan kita peroleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/final.jpg" alt="Judul Tutorial" width="567" height="470" /></div>
<p>Di bagian pertama tutorial ini, kita akan mendesain rangka (<em>wireframe</em>) logo terlebih dahulu.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-25.jpg" alt="Judul Tutorial" width="339" height="313" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Detail Tutorial</h3>
<ul>
<li>Tingkat Kesulitan: Pemula, Menengah</li>
<li>Software yang Digunakan: Adobe Illustrator</li>
<li>Teknik yang Dipelajari: Penggunaan Guide, Type on A Path, Manipulasi Shape Sederhana.</li>
<li>Lama Pengerjaan: 30 menit</li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Tutorial</h3>
<h4>Langkah 1: Menyiapkan Kanvas</h4>
<p>Mulai dengan membuat file baru. Tampilkan penggaris dengan menekan Ctrl + R. Geser dari penggaris ke tengah kanvas untuk membuat guide.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-01.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="454" height="610" /></div>
<h4>Langkah 2: Bentuk Dasar Logo</h4>
<p>Aktifkan tool ellipse (L). Tahan Shift + Alt lalu geser dari tengah kanvas untuk membuat sebuah lingkaran sempurna..</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-02.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="369" height="381" /></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Aktifkan tool Star. Klik satu kali di atas kanvas untuk memunculkan kontak dialog tool Star. Isikan Points: 50 lalu klik OK. Hapus bintang yang dihasilkan karena kita tidak akan menggunakannya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-03.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="285" height="168" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Dengan langkah yang sama seperti pembuatan lingkaran tadi dan kombinasi tombol Ctrl, buat bintang di dalam lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-04.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="346" height="325" /></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Klik Effects &gt; Stylize &gt; Round Corners. Efek ini akan mengubah ujung tajam di bintang menjadi bentuk lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-05.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="474" height="512" /></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Buat lagi lingkaran lebih kecil di dalam. Di panel Stroke, aktifkan Dashed Line untuk menghasilkan garis putus-putus.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-06.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="592" height="290" /></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Lagi, buat lingkaran lebih kecil.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-07.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="299" height="305" /></div>
<h4>Langkah 8</h4>
<p>Buat lagi dua lingkaran lebih kecil. Atur Fill ke None dan isi Stroke dengan hitam. Atur Stroke lingkaran paling dalam menjadi 3 pt..</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-08.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="458" height="392" /></div>
<h4>Langkah 9</h4>
<p>Ubah kedua lingkaran menjadi shape dengan cara klik Object &gt; Expand. Mulai saat ini, mereka bukan lagi lingkaran dengan Stroke hitam tapi berbentuk cincin hitam.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-09.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="644" height="407" /></div>
<h4>Langkah 10</h4>
<p>Buat sebuah kotak memotong bagian bawah lingkaran.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-10.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="438" height="419" /></div>
<h4>Langkah 11</h4>
<p>Seleksi salah satu lingkaran dan persegi yang tadi kita buat. Buka panel Pathfinder dengan klik Window &gt; Pathfinder. Klik ikon Minus Front.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-11.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="563" height="547" /></div>
<p>Bentuk cincin akan terpotong.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-12.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="418" height="414" /></div>
<h4>Langkah 12</h4>
<p>Lakukan hal yang sama dengan lingkaran satu lagi.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-13.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="529" height="485" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-14.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="444" height="440" /></div>
<h4>Langkah 13</h4>
<p>Buat bintang di kedua sisi.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-15.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="342" height="302" /></div>
<h4>Langkah 14</h4>
<p>Tambahkan teks <em>100 percent</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-16.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="325" height="319" /></div>
<h4>Langkah 15: Pita</h4>
<p>Buat shape persegi lalu seleksi dua titik di sisi bawah. Aktifkan tool Scale lalu geser ke tengah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-17.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="371" height="655" /></div>
<h4>Langkah 16</h4>
<p>Aktifkan tool pen. Klik bagian tengah sisi atas untuk menambah titik baru. Tahna Alt lalu geser kedua titik untuk mengubahnya menjadi titik lengkung. Seleksi kedua titik tadi dengan tool Direct Selection dan geser ke atas.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-18.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="577" height="917" /></div>
<h4>Langkah 17</h4>
<p>Buat persegi, tambahkan titik baru di tengah sisi kiri lalu geser ke tengah. Simpan shape di belakang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-19.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="406" height="442" /></div>
<h4>Langkah 18</h4>
<p>Gambar sebuah segitiga dan simpan di antara kedua bagian pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-20.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="518" height="213" /></div>
<h4>Langkah 19</h4>
<p>Seleksi bagian belakang pita. Klik kanan dan pilih Transform &gt; Reflect. Pilih Vertical lalu klik Copy.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-21.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="541" height="365" /></div>
<h4>Langkah 20</h4>
<p>Simpan shape hasil duplikasi ke sisi pita yang lain.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-22.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="596" height="240" /></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Duplikasi bagian depan pita. Hapus sisi kiri, kanan, dan atas. Aktifkan tool Type on A Path lalu klik path untuk menambahkan teks.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-23.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="487" height="194" /></div>
<h4>Langkah 22</h4>
<p>Simpan teks di atas pita.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-24.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="346" height="315" /></div>
<h4>Langkah 23</h4>
<p>Terakhir, saya tambahkan satu lagi lingkaran di bagian luar logo.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/tutorial-logo-retro-ps-ai-25.jpg" alt="Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop" width="339" height="313" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Dalam tutorial bagian kedua, kita akan mengimport path vektor logo yang diperoleh ke Photoshop lalu menghiasnya dengan layer style, pencahayaan, dan pola-pola agar terlihat modern.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/final.jpg" alt="Judul Tutorial" width="567" height="470" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Download Link</h3>
<span class="woo-sc-ilink"><a class="download" href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-logo-retro-ps-ai-bag1/logo-retro.ai">Download File Ai (Adobe Illustrator)</a></span>
<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-karakter-spongebob-dengan-illustrator/' rel='bookmark' title='Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator'>Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-poster-petarung-dengan-bentuk-rumit-di-illustrator-dan-photoshop/' rel='bookmark' title='Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop'>Membuat Poster Petarung dengan Bentuk Rumit di Illustrator dan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/' rel='bookmark' title='Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD'>Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-logo-situs-bergaya-vintage-dari-kain/' rel='bookmark' title='Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain'>Membuat Logo Situs Bergaya Vintage dari Kain</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/menggambar-wacom-bamboo-dari-wireframe-hingga-tampil-realistis/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/menggambar-wacom-bamboo-dari-wireframe-hingga-tampil-realistis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 15:37:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[illustrator]]></category>
		<category><![CDATA[photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[pvmgarage]]></category>
		<category><![CDATA[wacom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4122</guid>
		<description><![CDATA[Wacom Bamboo adalah salah satu alat desain terbaik yang saya miliki. Dalam tutorial ini, saya mencoba bereksperimen dengan menggambar Wacom Bamboo dari sketsa vektor di Illustrator kemudian memberinya pencahayaan realistis di Photoshop.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-kamera-digital-realistis/' rel='bookmark' title='Menggambar Kamera Digital Realistis'>Menggambar Kamera Digital Realistis</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/cara-menggambar-motorola-xoom-realistis-di-photoshop/' rel='bookmark' title='Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop'>Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-macbook-air-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-handphone-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-blackberry-torch-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator'>Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wacom Bamboo adalah salah satu alat desain terbaik yang saya miliki. Harganya memang mahal namun sangat membantu saya dalam menggambar objek-objek realistis. Selain menghemat waktu, Wacom juga membantu saya terhindar dari cedera pergelangan.</p>
<p>Dalam tutorial ini, saya mencoba bereksperimen dengan menggambar Wacom Bamboo dari sketsa vektor di Illustrator kemudian memberinya pencahayaan realistis di Photoshop. Tutorial yang dipecah jadi dua bagian ini <a href="http://www.pvmgarage.com/2011/10/draw-a-realistic-wacom-bamboo-tablet-part-1-illustrator-tutorial/">ditulis ekslusif untuk PVM.garage</a>.<div class="woo-sc-hr"></div></p>
<h3>Preview</h3>
<p>Berikut adalah hasil akhir yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/final.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Sebagian Langkah dalam Tutorial</h3>
<p>Tutorial ini membahas secara detail proses menggambar Wacom Bamboo dalam dua tahap. Tahap pertama adalah menggambar rangka (<em>wireframe</em>) Wacom di Illustrator dan selanjutnya memberi detail di Photoshop hingga terlihat realistis.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-1.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-2.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-3.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-4.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-5.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-6.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-7.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-8.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/11/tutorial-wacom-bamboo/tutorial-wacom-bamboo-9.jpg" alt="Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Link Tutorial</h3>
<div class="shortcode-unorderedlist bullet"></p>
<ul>
<li><a href="http://www.pvmgarage.com/2011/10/draw-a-realistic-wacom-bamboo-tablet-part-1-illustrator-tutorial/">Draw a Realistic Wacom Bamboo Tablet – Part 1: Illustrator Tutorial</a>.</li>
<li><a href="http://www.pvmgarage.com/2011/11/draw-a-realistic-wacom-bamboo-tablet-%E2%80%93-part-2-photoshop-tutorial/">Draw a Realistic Wacom Bamboo Tablet – Part 2: Photoshop Tutorial</a>.</li>
</ul>
<p></div>

<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-kamera-digital-realistis/' rel='bookmark' title='Menggambar Kamera Digital Realistis'>Menggambar Kamera Digital Realistis</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/cara-menggambar-motorola-xoom-realistis-di-photoshop/' rel='bookmark' title='Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop'>Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-macbook-air-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-handphone-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-blackberry-torch-dengan-photoshop-dan-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator'>Menggambar Blackberry Torch dengan Photoshop dan Illustrator</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/menggambar-wacom-bamboo-dari-wireframe-hingga-tampil-realistis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Interface Video Player Minimalis dan Futuristik</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player-2/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 02:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[desain interface]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4040</guid>
		<description><![CDATA[Trend interface saat ini sangat minimalis, fungsional, dan penuh dengan detail-detail tajam. Trend ini bukan saja terlihat professional, yang paling penting adalah memberi kesan dapat diandalkan, dan itulah dicari setiap orang. Oleh karena itu, saya akan menunjukkan langkah demi langkah cara pembuatan sebuah interface video player bertema minimalis. Tutorial ini <a href="http://www.hongkiat.com/blog/sleek-video-player-interface-photoshop-tutorial/">ditulis ekslusif untuk Hongkiat</a>.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Player'>Mendesain Interface Video Player</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-game-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop'>Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-skin-player-mp3/' rel='bookmark' title='Mendesain Skin Player MP3'>Mendesain Skin Player MP3</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/koleksi-skin-player-mp3-bergaya-futuristik/' rel='bookmark' title='Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik'>Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/desain-interface-web-futuristik/' rel='bookmark' title='Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik'>Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Trend interface saat ini sangat minimalis, fungsional, dan penuh dengan detail-detail tajam. Trend ini bukan saja terlihat professional, yang paling penting adalah memberi kesan dapat diandalkan, dan itulah dicari setiap orang. Oleh karena itu, saya akan menunjukkan langkah demi langkah cara pembuatan sebuah interface video player bertema minimalis. Tutorial ini <a href="http://www.hongkiat.com/blog/sleek-video-player-interface-photoshop-tutorial/">ditulis ekslusif untuk Hongkiat</a>.</p>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Preview</h3>
<p>Berikut adalah hasil akhir yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/final.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Sebagian Langkah dalam Tutorial</h3>
<p>Tutorial ini sangat detail dan membahas banyak teknik yang umum digunakan dalam mendesain objek. Di bawah adalah beberapa langkah dalam tutorial.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-01.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-02.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-03.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-04.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-05.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-06.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-07.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-mendesain-interface-video-player/tutorial-mendesain-interface-video-player-08.jpg" alt="Mendesain Interface Video Player" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Link Tutorial</h3>
<div class="shortcode-unorderedlist bullet"></p>
<ul>
<li><a href="http://www.hongkiat.com/blog/sleek-video-player-interface-photoshop-tutorial/">Baca dan Download File Source Tutorial di Hongkiat</a>.</li>
</ul>
<p></div>

<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Player'>Mendesain Interface Video Player</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-game-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop'>Mendesain Interface Video Game dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-skin-player-mp3/' rel='bookmark' title='Mendesain Skin Player MP3'>Mendesain Skin Player MP3</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/koleksi-skin-player-mp3-bergaya-futuristik/' rel='bookmark' title='Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik'>Koleksi Skin Player MP3 Bergaya Futuristik</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/desain-interface-web-futuristik/' rel='bookmark' title='Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik'>Kumpulan Desain Interface Web Bertema Futuristik</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/mendesain-interface-video-player-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/cara-menggambar-motorola-xoom-realistis-di-photoshop/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/cara-menggambar-motorola-xoom-realistis-di-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2011 14:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[menggambar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=4036</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tutorial Photoshop ini, saya memperlihatkan cara menggambar Motorola Xoom realistis, yaitu smart tablet berbasis android. Kita akan menggunakan tool vektor di Photoshop, Layer Styles, menggambar highlight dan shadow secara manual dengan tool brush, dan banyak lagi. Tutorial ini <a href="http://designinstruct.com/drawing-illustration/make-a-realistic-motorola-xoom-smart-tablet-in-photoshop/">ditulis ekslusif untuk DesignInstruct</a>.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-macbook-air-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-handphone-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-wacom-bamboo-dari-wireframe-hingga-tampil-realistis/' rel='bookmark' title='Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis'>Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-kamera-digital-realistis/' rel='bookmark' title='Menggambar Kamera Digital Realistis'>Menggambar Kamera Digital Realistis</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/cara-cepat-membuat-tekstur-kulit-realistis/' rel='bookmark' title='Cara Cepat Membuat Tekstur Kulit Realistis'>Cara Cepat Membuat Tekstur Kulit Realistis</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tutorial Photoshop ini, saya memperlihatkan cara menggambar Motorola Xoom realistis, yaitu smart tablet berbasis android. Kita akan menggunakan tool vektor di Photoshop, Layer Styles, menggambar highlight dan shadow secara manual dengan tool brush, dan banyak lagi. Tutorial ini <a href="http://designinstruct.com/drawing-illustration/make-a-realistic-motorola-xoom-smart-tablet-in-photoshop/">ditulis ekslusif untuk DesignInstruct</a>.</p>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Preview</h3>
<p>Berikut adalah hasil akhir yang diperoleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/final.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Sebagian Langkah dalam Tutorial</h3>
<p>Tutorial ini sangat detail dan membahas banyak teknik yang umum digunakan dalam mendesain objek. Di bawah adalah beberapa langkah dalam tutorial.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/tutorial-menggambar-motorola-xoom-1.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/tutorial-menggambar-motorola-xoom-2.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/tutorial-menggambar-motorola-xoom-3.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/tutorial-menggambar-motorola-xoom-4.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/tutorial-menggambar-motorola-xoom-5.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/tutorial-menggambar-motorola-xoom-6.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/09/tutorial-menggambar-motorola-xoom/tutorial-menggambar-motorola-xoom-7.jpg" alt="Cara Menggambar Motorola Xoom Realistis di Photoshop" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Link Tutorial</h3>
<div class="shortcode-unorderedlist bullet"></p>
<ul>
<li><a href="http://designinstruct.com/drawing-illustration/make-a-realistic-motorola-xoom-smart-tablet-in-photoshop/">Baca dan Download File Source Tutorial di DesignInstruct</a>.</li>
</ul>
<p></div>

<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-macbook-air-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Macbook Air Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-handphone-realistis-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop'>Menggambar Handphone Realistis dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-wacom-bamboo-dari-wireframe-hingga-tampil-realistis/' rel='bookmark' title='Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis'>Menggambar Wacom Bamboo dari Wireframe Hingga Tampil Realistis</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-kamera-digital-realistis/' rel='bookmark' title='Menggambar Kamera Digital Realistis'>Menggambar Kamera Digital Realistis</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/cara-cepat-membuat-tekstur-kulit-realistis/' rel='bookmark' title='Cara Cepat Membuat Tekstur Kulit Realistis'>Cara Cepat Membuat Tekstur Kulit Realistis</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/cara-menggambar-motorola-xoom-realistis-di-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Mempresentasikannya di Mockup PSD</title>
		<link>http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/</link>
		<comments>http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 01:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jeprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain dan Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[illustrator]]></category>
		<category><![CDATA[kaus]]></category>
		<category><![CDATA[mockup]]></category>
		<category><![CDATA[vektor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.desaindigital.com/?p=3988</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tutorial ini, kita akan mendesain sebuah kaus menggunakan Adobe Illustrator. Kita sengaja menggunakan Illustrator untuk menjamin ketajaman dalam hasil desain akhir. Kemudian, hasil akhir desain akan kita olah ke dalam file mockup t-shirt di Photoshop sehingga kita bisa mempresentasikannya pada klien.<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-ikon-berita-dengan-adobe-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Ikon Berita dengan Adobe Illustrator'>Membuat Ikon Berita dengan Adobe Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-pensil-dengan-adobe-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator'>Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-karakter-spongebob-dengan-illustrator/' rel='bookmark' title='Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator'>Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)</a></li>
</ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tutorial ini, kita akan mendesain sebuah kaus menggunakan Adobe Illustrator. Kita sengaja menggunakan Illustrator &#8211;dan bukan Photoshop&#8211; untuk menjamin ketajaman dalam hasil desain akhir. Kemudian, hasil akhir desain akan kita olah ke dalam file mockup t-shirt di Photoshop sehingga kita bisa mempresentasikannya pada klien.<br />
<div class="woo-sc-hr"></div></p>
<h3>Preview</h3>
<p>Di bawah adalah tampilan desain kaus yang akan kita peroleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/final.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Detail Tutorial</h3>
<ul>
<li>Tingkat Kesulitan: Menengah</li>
<li>Software yang Digunakan: Adobe Photoshop, Adobe Illustrator</li>
<li>Teknik yang Dipelajari: Modifikasi path dengan panel Pathfinder, Penggunaan mockup Photoshop.</li>
<li>Lama Pengerjaan: 45 menit</li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Resource yang Dibutuhkan</h3>
<p>Untuk mengikuti tutorial ini, silakan ambil terlebih dahulu resource berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://vandelaypremier.com/psd-files/t-shirt-mockup-psd/">T-shirt Mockup PSD</a> dari <a href="http://vandelaypremier.com/author/mjeprie/">Mohammad Jeprie</a></li>
<li><a href="http://vandelaypremier.com/brushes/rock-musician-silhouettes/">Rock Musician Silhouettes</a> dari <a href="http://vandelaypremier.com/author/admin/">Vandelay Design</a></li>
<li><a href="http://vandelaypremier.com/brushes/birds-silhouettes/">Birds Silhouettes</a> dari <a href="http://vandelaypremier.com/author/admin/">Vandelay Design</a></li>
<li><a href="http://vandelaypremier.com/vectors/grunge-vectors/">Grunge Vectors</a> dari <a href="http://vandelaypremier.com/author/franzjeitz/">Franz Jeitz</a></li>
<li><a href="http://wegraphics.net/downloads/textures/10-grunge-watercolored-textures/">10 Grunge Watercolored Textures</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a></li>
</ul>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Tutorial</h3>
<h4>Langkah 1: Proses Desain di Illustrator</h4>
<p>BUka Adobe Illustrator dan buat file baru berukuran A4 dengan resolusi 300 dpi dan mode warna CMYK. Buat teks dengan posisi seperti di bawah. Untuk melakukan Anda tinggal klik pada kanvas lalu memotong setiap huruf dengan tombol Enter. Atur nilai leading karakter secara manual agar posisinya rapat.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-01.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Ubah teks menjadi vektor gambar dengan cara klik kanan lalu pilih Create Outlines. Mulai saat ini, teks tidak bisa lagi diedit.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-02.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Sekali lagi klik kanan lalu pilih Ungroup. Ini akan memisahkan setiap karakter. Akibatnya, Anda bisa memilih setiap karakter secara terpisah seperti pada huruf G di bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-03.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-04.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 4: Modifikasi Huruf N</h4>
<p>Buat kotak panjang di depan huruf N. Seleksi keduanya lalu klik ikon Unite di panel Pathfinder. Langkah ini akan menyatukan kedua shape.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-05.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 5: Modifikasi Huruf L</h4>
<p>Hapus kedua titik di bagian ujung huruf L. Geser titik tersisa hingga diperoleh bentuk I.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-06.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Ambil vektor brush dan simpan di depan huruf L hasil modifikasi hingga kembali membentuk L sempurna. Seleksi keduanya lalu klik ikon Unite di Pathfinder.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-07.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-08.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 7: Mempersiapkan Kanvas</h4>
<p>Buat beberapa guide untuk mengatur posisi objek dan juga area safe &#8211;yaitu area aman untuk objek desain.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-09.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 8: <em>Believe</em></h4>
<p>Buat teks <em>Believe</em> di atas perpanjangan huruf N. Ubah teks <em>Believe</em> menjadi shape dengan klik kanan dan pilih Create Outlines. Seleksi keduanya lalu pilih Subtract di panel Pathfinder. Ini akan membuat teks melubangi huruf N.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-10.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-11.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 9: Siluet</h4>
<p>Ambil siluet <a href="http://vandelaypremier.com/brushes/rock-musician-silhouettes/">penyanyi</a> dan <a href="http://vandelaypremier.com/brushes/birds-silhouettes/">burung</a> dari <a href="http://vandelaypremier.com/author/admin/">Vandelay Design</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-12.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 10: Teks tambahan</h4>
<p>Buat teks tambahan dengan warna berbeda. Seperti yang lain, ubah teks ini menjadi gambar vektor.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-13.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 11: Memotong Teks</h4>
<p>Ambil tekstur vektor <a href="http://vandelaypremier.com/vectors/grunge-vectors/">Crack Grunge</a>. Simpan di bagian paling atas desain. Klik kanan shape dan pilih Ungroup untuk memecahnya menjadi potongan-potongan kecil.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-14.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 12</h4>
<p><em>Okay</em>, di sinilah kesabaran Anda diuji. Prosesnya ternyata tidak rumit, sama seperti yang sudah kita lakukan di awal. Seleksi objek yang bertumpukkan lalu klik Subtract. Untuk mempermudah, Anda bisa mengubah tampilan gambar ke Outline dengan menekan Ctrl + Y.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-15.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<p>Dalam contoh ini, kita lihat huruf F dari kata <em>FREE</em>. Seleksi huruf F dan pecahan-pecahan kecil yang menutupinya. Klik tombol Subtract.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-16.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<p>Di bawah adalah proses yang sama pada huruf R.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-17.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 13</h4>
<p>Kita juga bisa mengatur ulang posisi pecahan. Misalnya, huruf L ini terlalu rapi. Jadi kita ambil beberapa pecahan kecil lalu menumpuknya di atas L. Seleksi L dan pecahannya lalu klik ikon Subtract.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-18.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-19.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-20.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-21.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 14: Merapikan Desain</h4>
<p>Proses di atas akan memakan waktu lama. Selanjutnya adalah merapikan pecahan yang tidak terpakai. Mulai dengan menghapus seleksi besar di sisi kiri dan kanan.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-22.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-23.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 15</h4>
<p>Selesai dengan pecahan besar. Seleksi objek desain yang akan kita gunakan. Tekan Ctrl + X untuk memotongnya ke Clipboard. Buat layer baru lalu tekan Ctrl + F untuk menyimpan di posisi yang sama namun di layer baru. Dalam gambar di bawah, saya telah memindahkan <em>DES</em> ke layer baru, terlihat dari warna outline-nya yang berubah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-24.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 16</h4>
<p>Ulangi proses ini pada objek desain lainya. Begitu selesai, Anda dapat menghapus layer berisi pecahan-pecahan yang tak terpakai.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-25.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-26.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-27.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 17: Presentasi dengan Mockup</h4>
<p>Desain ini sudah selesai. Namun, sulit sekali memperkirakan hasil yang akan diperoleh jika hanya begitu saja. Penting sekali untuk mempresentasikan desain ini pada objek sesungguhnya. Kita akan menggunakan <a href="http://vandelaypremier.com/psd-files/t-shirt-mockup-psd/">mockup t-shirt</a> komersil yang saya desain untuk <a href="http://vandelaypremier.com/">Vandelay Premier</a>. Saya menyukai mockup ini karena lengkap, mudah dikustomisasi, dan berresolusi tinggi sehingga bisa dicetak.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-28.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-29.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="woo-sc-box info   ">Instruksi dalam langkah berikut ini berlaku untuk <a href="http://vandelaypremier.com/psd-files/t-shirt-mockup-psd/">mockup t-shirt</a> dari Vandelay Premier. Jika Anda menggunakan mockup lain, silakan ikuti petunjuk yang tersedia dari pembuatnya.</div>
<h4>Langkah 17</h4>
<p>Di dalam panel Layers, klik ganda layer <em>design</em> untuk membukanya dalam file terpisah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-30.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 18</h4>
<p>Kembali ke Illustrator, seleksi semua objek desain lalu tekan Ctrl + C. Di Photoshop, simpan gambar dengan menakan Ctrl + V. Dalam pilihan Paste, aktifkan Smart Object. Dalam format Smart Object, gambar diimport dalam format vektor sehingga tidak ada penurunan kualitas gambar.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-31.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 19</h4>
<p>Simpan desain di tengah kanvas dan atur ukurannya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-32.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-33.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 20</h4>
<p>Simpan gambar (Ctrl + S). Secara otomatis desain dalam mockup akan berubah.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-34.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Bagaimana jika kita ingin menggunakan warna lain? Mudah saja, dalam mockup tersedia beberapa warna. Klik ikon mata di depan group layer <em>Olive</em> untuk mengaktifkan kaus dengan warna hijau tua.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-35.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<p>Ulangi proses ini untuk mengaktifkan warna kaus yang lain. Ternyata, kaus hijau muda menurut saya lebih bagus.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-36.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 22: Mengubah Latar</h4>
<p>Saya juga belajar dari desainer kaus terkenal, <a href="http://www.jefffinley.org/">Jeff Finley</a> dari <a href="http://www.gomedia.us/">Go Media</a>. Bahwa detail-detail kecil yang sebetulnya tidak berhubungan dengan desain kaus bisa mempermudah klien menyetujui projek tersebut. Salah satunya adalah latar mockup.</p>
<p>Untuk kaus dengan warna terang seperti ini, saya rasa latar grunge gelap default seperti ini tidak begitu cocok. Kita perlu mengubahnya. Klik ganda layer Smart Object <em>texture</em>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-37.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 23</h4>
<p>Isi latar dengan warna putih. Ambil tekstur <a href="http://wegraphics.net/downloads/textures/10-grunge-watercolored-textures/">Watercolor Grunge</a> dari <a href="http://wegraphics.net/amember/go.php?r=750&#038;i=b4">WeGraphics</a> dan turunkan Opacity-nya menjadi 40%.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-38.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<h4>Langkah 24</h4>
<p>Gunakan brush besar dan lembut untuk melukis hitam di keempat pojok kanvas. Simpan file latar (Ctrl + S) kemudian tutup (Ctrl + W).</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/tutorial-mendesain-kaus-illustrator-39.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Di bawah adalah hasil akhir desain kaus yang kita peroleh.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/final.jpg" alt="Mendesain Kaus dengan Adobe Illustrator dan Presentasi dengan Mockup PSD" /></div>
<div class="woo-sc-hr"></div>
<h3>Download Link</h3>
<span class="woo-sc-ilink"><a class="download" href="http://desaindigital.com/wp-content/uploads/2011/07/tutorial-desain-kaus-illustrator/desain-kaus-finish.zip">Download File AI</a></span>
<div class="woo-sc-hr"></div><h3>Related posts:</h3><ul>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-1/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/membuat-ikon-berita-dengan-adobe-illustrator/' rel='bookmark' title='Membuat Ikon Berita dengan Adobe Illustrator'>Membuat Ikon Berita dengan Adobe Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/menggambar-ikon-pensil-dengan-adobe-illustrator/' rel='bookmark' title='Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator'>Menggambar Ikon Pensil dengan Adobe Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-karakter-spongebob-dengan-illustrator/' rel='bookmark' title='Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator'>Mendesain Karakter Spongebob dengan Illustrator</a></li>
<li><a href='http://www.desaindigital.com/mendesain-logo-bergaya-retro-dengan-illustrator-dan-photoshop-bagian-2/' rel='bookmark' title='Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)'>Mendesain Logo Bergaya Retro dengan Illustrator dan Photoshop (Bagian 2)</a></li>
</ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.desaindigital.com/mendesain-kaus-dengan-adobe-illustrator-dan-presentasi-dengan-mockup-psd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 1/62 queries in 0.287 seconds using disk: basic
Object Caching 1629/1697 objects using disk: basic

Served from: www.desaindigital.com @ 2012-02-11 05:31:15 -->
